Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik

Senin, 15 Juni 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas. Foto:Istimewa

Anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas. Foto:Istimewa

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Aksi dugaan perusakan fasilitas umum di kawasan Terowongan Pelita memantik perhatian Anggota DPRD Batam dari Fraksi Gerindra, Anwar Anas. Ia mengajak masyarakat ikut menjaga aset publik dan tidak ragu melaporkan setiap tindakan vandalisme yang merugikan kepentingan bersama.

Ajakan itu disampaikan setelah beredar video yang memperlihatkan seseorang diduga merusak penutup parit di kawasan Terowongan Pelita pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari penataan infrastruktur yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.

Menurut Anwar Anas, perusakan fasilitas umum bukan sekadar menimbulkan kerugian material, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas dan memanfaatkan sarana tersebut setiap hari.

Baca juga:Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

“Fasilitas dan infrastruktur yang ada di Batam dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya, bukan malah merusaknya,” ujar Anwar Anas, Senin (15/6/2026).

Ia menegaskan, Batam saat ini tengah menjalani berbagai proyek pembangunan dan penataan kota di sejumlah sektor. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Karena itu, kata Anwar, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Kami mengajak seluruh warga Batam untuk menjadi bagian dari pengawasan sosial. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum atau aset pemerintah, segera laporkan kepada pihak berwajib melalui layanan kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Anwar menilai, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan melindungi aset publik menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat dinikmati dalam jangka panjang.

Kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib serta menekan potensi tindakan kriminal terhadap aset negara.

Ia berharap peristiwa dugaan perusakan di Terowongan Pelita menjadi pengingat bahwa menjaga fasilitas publik merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Batam sedang dibangun dan ditata sebaik mungkin. Jangan sampai upaya besar ini dirusak oleh ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga bersama kota yang kita cintai ini demi masa depan Batam yang lebih maju,” tutupnya.

Baca juga:Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Editor:Zalfirega 

 

 

 

Berita Terkait

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar
Produksi Terhenti, Gaji Belum Cair: Nasib Ribuan Pekerja PT Ghim Li di Ujung Ketidakpastian dan Geruduk DPRD Batam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Minggu, 13 September 2026 - 12:33 WIB

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja

Berita Terbaru