BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi El Nino dan Jaga Ketahanan Air Baku

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam bersama BMKG beberapa waktu lalu. Foto:Istimewa

BP Batam bersama BMKG beberapa waktu lalu. Foto:Istimewa

71 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM- BP Batam memastikan ketinggian air waduk tetap terjaga di batas optimal agar distribusi air bersih ke masyarakat dan sektor industri berjalan lancar tanpa gangguan.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano, menargetkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) memberi dampak signifikan terhadap pasokan air di sejumlah waduk utama, yakni Nongsa, Sei Ladi, Sei Harapan, Mukakuning, Tembesi, dan Duriangkang. Saat ini, seluruh waduk tersebut masih menghadapi tekanan akibat penurunan muka air baku yang cukup tajam.

Denny menegaskan, langkah modifikasi cuaca menjadi strategi antisipatif menghadapi potensi El Nino. Ia menilai, curah hujan yang turun selama ini belum efektif karena tidak jatuh di wilayah tangkapan waduk.

“Kami arahkan hujan ke area tangkapan waduk agar cadangan air meningkat dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Denny saat memimpin rapat koordinasi, Jumat (15/5/2026).

Hasil rapat menetapkan operasi hujan buatan berlangsung selama satu pekan sebagai tahap awal. Tim akan langsung mengevaluasi efektivitasnya, terutama dalam meningkatkan debit air di waduk.

Tak hanya mengandalkan intervensi cuaca, Denny juga mendorong partisipasi publik. Ia meminta masyarakat menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan jika menemukan gangguan atau penyalahgunaan jaringan distribusi.

Baca juga:PLN Batam Perkuat Infrastruktur Listrik, Dony Oskaria Dorong Ketahanan Energi dan Daya Saing Kawasan

“Kami butuh peran aktif masyarakat agar distribusi air tetap terkendali dan merata,” tegasnya.

Belajar dari Singapura, Batam Perkuat Strategi Jangka Panjang

Dalam rapat tersebut, Denny juga menyoroti pentingnya strategi jangka panjang dengan mengacu pada keberhasilan Singapura dalam mengelola air.

Meski minim sumber air alami, Singapura mampu membangun sistem pengelolaan air yang efisien dan berkelanjutan. Negara itu mengembangkan empat sumber utama pasokan air atau “keran nasional”, yakni air impor, desalinasi air laut, penampungan air hujan, dan NEWater (air daur ulang).

Pendekatan tersebut menekankan efisiensi penggunaan air sekaligus inovasi dalam menciptakan sumber baru.

Denny menyebut, pengalaman Singapura menjadi referensi penting bagi Batam dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan lonjakan kebutuhan akibat pertumbuhan penduduk serta industri.

“Kami sudah mengkaji berbagai aspek teknis ketahanan air baku. Ke depan, kami akan koordinasikan langkah lanjutan dengan pimpinan agar suplai air tetap maksimal,” ujarnya.

Baca juga:Iman Sutiawan dan Aweng Kurniawan Turun Langsung Bersihkan Drainase dan Cek Titik Banjir di Tiban Batam

Editor:Miezon

 

Berita Terkait

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap
Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka
Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas
Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani
Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Kebut Pipa Duriangkang ke Nongsa, Aliran Air Dipulihkan Bertahap

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pancasila Jadi Perekat Batam yang Heterogen, Amsakar: Kemajuan Kota Bertumpu pada Kebersamaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:03 WIB

PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Konektivitas Batam Naik Kelas, Peluang Investasi dan Perdagangan Internasional Makin Terbuka

Senin, 28 September 2026 - 12:23 WIB

Amsakar Paparkan Investasi Hampir Rp40 Triliun dan 15 Program Prioritas

Berita Terbaru