PT BSP Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Ngenang, Perkuat Komitmen Hijau KEK Tanjung Sauh

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT BSP tanam mangrove di Tanjung Sauh. Foto: Istimewa

PT BSP tanam mangrove di Tanjung Sauh. Foto: Istimewa

69 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), pengembang utama proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Pulau Ngenang, Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, Batam, Kamis (21/5/2026).

Aksi penanaman tahap kedua ini menjadi bagian dari target jangka panjang PT BSP untuk menanam total 5.000 bibit mangrove jenis Mangi Kurata secara bertahap di kawasan pesisir Tanjung Sauh dan Pulau Ngenang.

Melalui program tersebut, PT BSP menegaskan bahwa pembangunan KEK Tanjung Sauh berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Perusahaan juga menempatkan perlindungan ekosistem sebagai bagian penting dalam setiap perencanaan pembangunan kawasan strategis tersebut.

Selain menjaga keseimbangan lingkungan, penanaman mangrove ini berfungsi menahan abrasi pantai, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memulihkan habitat biota laut di wilayah pesisir Pulau Ngenang dan Tanjung Sauh.

Baca juga:Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Revitalisasi Terminal LPG Belawan, Distribusi Energi Sumut Diperkuat

Corporate Legal Panbil Group, Martina, menegaskan bahwa pembangunan KEK Tanjung Sauh tidak mengorbankan kelestarian alam.

“Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh didesain berjalan beriringan dengan kelestarian alam, bukan mengorbankannya. Penanaman tahap kedua sebanyak 1.000 bibit ini membuktikan bahwa komitmen hijau kami bukan sekadar formalitas, melainkan aksi nyata yang berkelanjutan,” ujar Martina dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, perusahaan meyakini investasi terbaik bagi masa depan kawasan terletak pada kemampuan menjaga keharmonisan ekosistem pesisir sekaligus membangun sinergi bersama masyarakat dan seluruh instansi terkait.

Program penghijauan tersebut mendapat dukungan dari berbagai elemen, mulai dari instansi pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga organisasi pemerhati lingkungan. Kolaborasi lintas sektor itu dinilai penting untuk menjaga ketahanan kawasan pesisir Batam agar tetap produktif dan lestari.

Kegiatan penanaman mangrove turut dihadiri Sekretaris Kelurahan Ngenang, jajaran Bhabinkamtibmas Ngenang, Babinsa Ngenang, Babin Potmar Ngenang, dan Danpos Ngenang.

Selain itu, Ketua RW 01 dan RW 02 beserta jajaran RT, pengurus Karang Taruna Kelurahan Ngenang, tokoh masyarakat, serta perwakilan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) juga ikut ambil bagian dalam aksi penanaman tersebut bersama tim internal PT BSP.

Pelaksana Harian Lurah Ngenang, Suleman, mengapresiasi langkah PT BSP yang dinilai memberi manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

“Penanaman mangrove ini sangat penting untuk menahan abrasi sekaligus menjadi habitat biota laut. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

PT BSP berharap penanaman mangrove secara berkala mampu memperkuat ketahanan pesisir dari hempasan gelombang laut, meningkatkan populasi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber ekonomi nelayan, serta membantu memperbaiki kualitas udara melalui penyerapan karbon.

Melalui proyek KEK Tanjung Sauh, PT BSP juga menargetkan terciptanya kawasan ekonomi modern yang tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca juga:Kemenag Batam Perkuat Skill dan Integritas 387 Guru dan Tenaga Pendidikan 

Editor: Zalfirega

Berita Terkait

OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang dan Risiko Tokenisasi Aset
Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030
Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI di Indonesia, Tekankan Infrastruktur dan Kolaborasi
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Bidik 20 Pelanggan di Batam
Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data
Inflasi Kepri Turun Jadi 3,49 Persen pada September 2026
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo, Lebih dari 90 Persen Aset Jaringan Dialihkan ke InfraNexia

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:20 WIB

OJK Dorong Generasi Muda Pahami Peluang dan Risiko Tokenisasi Aset

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI di Indonesia, Tekankan Infrastruktur dan Kolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:28 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Bidik 20 Pelanggan di Batam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data

Berita Terbaru