MATAPEDIA6.com, BATAM-Banjir yang merendam Jalan R Suprapto pada Selasa (9/6/2026) memicu kekhawatiran DPRD Kota Batam terhadap dampaknya bagi iklim investasi. Komisi III DPRD Batam menilai persoalan banjir yang terus berulang tidak boleh lagi dianggap sebagai masalah musiman.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Arlon Veristo, meminta Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Yang terjadi Selasa lalu cukup memprihatinkan. Ini harus menjadi perhatian serius Pemko Batam dan juga BP Batam,” kata Arlon, Kamis (11/6/2026).
Menurut Arlon, Jalan R Suprapto merupakan salah satu urat nadi perekonomian Batam karena menjadi akses utama menuju kawasan industri strategis, seperti Muka Kuning dan Panbil. Ketika jalan tersebut terendam banjir, aktivitas industri dan mobilitas ribuan pekerja ikut terdampak.
Baca juga:Kuasa Hukum Dju Seng Soroti Keterangan Ahli dalam Sidang di PN Batam Dugaan Perusakan Mangrove
Ia mengingatkan bahwa persoalan banjir dapat menjadi ancaman bagi upaya Batam menarik investasi baru. Padahal, selama beberapa tahun terakhir BP Batam dinilai berhasil meningkatkan minat investor untuk menanamkan modal di daerah tersebut.
“Jangan sampai investor yang sudah tertarik masuk ke Batam justru berpikir ulang karena persoalan banjir yang terus berulang,” ujarnya.
Arlon mengakui pembangunan infrastruktur jalan di Batam terus menunjukkan kemajuan dan memberi dukungan terhadap pertumbuhan investasi. Namun, menurutnya, kualitas infrastruktur harus dibarengi dengan sistem pengendalian banjir yang memadai.
“Jalan yang bagus tentu menjadi nilai tambah. Tetapi kalau setiap hujan deras banjir terjadi, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pelaku usaha akan berkurang,” katanya.
Selain banjir, Arlon juga menyoroti persoalan kekeringan yang sempat dialami Batam beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut menunjukkan masih perlunya pembenahan dalam tata kelola sumber daya air.
“Di satu sisi kita menghadapi banjir saat hujan deras, di sisi lain pernah mengalami kekeringan. Ini menandakan tata kelola sumber daya air perlu dievaluasi secara serius,” katanya.
Komisi III DPRD Batam, lanjut Arlon, siap mendukung program pemerintah yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan memajukan Batam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Baca juga:SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Jadi Pengingat Pentingnya Kedaulatan Energi Nasional
Editor:Zalfirega
















