Amsakar Lantik Panglima Sambang Gagak Hitam, Ajak Organisasi Adat Perkuat Persatuan di Batam

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik Panglima Sambang Kota Batam yang digelar Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam (Gerakan Gabungan Anak Kepulauan–Hidup Indah Tegaknya Adat dan Marwah) di Hotel Vanilla, Batam, Jumat (31/7/2026). Foto:Diskominfo Batam.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik Panglima Sambang Kota Batam yang digelar Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam (Gerakan Gabungan Anak Kepulauan–Hidup Indah Tegaknya Adat dan Marwah) di Hotel Vanilla, Batam, Jumat (31/7/2026). Foto:Diskominfo Batam.

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM– Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak organisasi adat dan kemasyarakatan memperkuat persatuan serta menjaga keharmonisan di tengah pesatnya perkembangan Kota Batam.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Panglima Sambang Kota Batam yang digelar Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam (Gerakan Gabungan Anak Kepulauan–Hidup Indah Tegaknya Adat dan Marwah) di Hotel Vanilla, Batam, Jumat (31/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga mendorong organisasi adat terus bersinergi dengan pemerintah untuk mendukung pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan diawali dengan penyerahan pataka kepada Panglima Sambang Kota Batam yang baru, Rikayasa bergelar Datuk Panglima Hitam.

Penyerahan pataka menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus amanah organisasi. Acara kemudian berlanjut dengan prosesi tepung tawar sebagai doa agar kepemimpinan baru memperoleh keberkahan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas.

Amsakar mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin solid sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca juga:Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas amanah yang telah diberikan. Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan yang baru ini, Gagak Hitam semakin maju, semakin solid, dan semakin mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” katanya dilansir dari laman media center, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Amsakar, organisasi adat memegang peran penting sebagai perekat keberagaman di Batam yang terus tumbuh sebagai kota industri, perdagangan, dan investasi.

Karena itu, organisasi kemasyarakatan perlu menjadi kekuatan yang mampu menciptakan suasana kondusif, menjaga persatuan, dan mempererat kebersamaan.

“Idealnya organisasi seperti ini menjadi penyejuk yang mampu membangun sinergi. Mari bergerak bersama menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengambil bagian dalam mendukung pembangunan agar Batam semakin maju, nyaman, dan harmonis,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai-nilai adat, budaya, dan semangat gotong royong sebagai fondasi menghadapi tantangan pembangunan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan Batam yang maju tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Sementara itu, Panglima Sambang Kota Batam, Rikayasa bergelar Datuk Panglima Hitam, menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus amanah besar bagi kami untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Kepercayaan ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya demi menjaga marwah organisasi dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.

Rikayasa menegaskan Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi, menjadi peneduh bagi masyarakat, serta menjadi mitra pemerintah dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan semangat kebersamaan di Kota Batam,” tuturnya.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Batam dan organisasi adat dalam menjaga nilai-nilai budaya, mempererat persaudaraan, serta mendukung pembangunan Kota Batam yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga:Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ

Editor:Miezon 

 

Berita Terkait

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
DPRD Tangsel Pelajari Cara Batam Bangun Infrastruktur dan Tarik Investasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Selasa, 8 September 2026 - 12:26 WIB

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak

Berita Terbaru