MATAPEDIA6.com, BATAM— Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (5/9/2026) malam.
Mereka berkumpul dalam Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat persaudaraan di tengah pesatnya perkembangan digital.
Lantunan shalawat menggema sepanjang kegiatan. Masyarakat mengikuti rangkaian acara dengan antusias, mulai dari tausiah hingga kegiatan pawai yang melibatkan masyarakat setempat.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika kita memperbincangkan Rasulullah SAW, kita memperbincangkan sosok Al Amin, penutup para rasul dan suri teladan yang baik bagi kita semua,” ujar Amsakar dilansir dari laman media center, Minggu (6/9/2026).
Baca juga:DPRD Tangsel Pelajari Cara Batam Bangun Infrastruktur dan Tarik Investasi
Ia menyebut Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Karena itu, Amsakar mengajak masyarakat memperbanyak shalawat sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
“Basahi lisan kita dengan senantiasa bershalawat kepada Rasulullah. Mudah-mudahan kecintaan kita kepada Rasulullah membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” katanya.
Amsakar kemudian menyoroti tema Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, yakni “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju.”
Menurut dia, tema tersebut relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Kemajuan teknologi membawa banyak perubahan dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat sehingga perlu diimbangi dengan penguatan hubungan sosial.
“Tema yang diangkat ini adalah tema yang paling relevan. Di tengah era digitalisasi, bagaimana kita tetap mempererat kasih sayang dan persaudaraan. Batam harus maju, tetapi kemajuan itu harus tetap dibangun dengan kebersamaan,” ujar Amsakar.
Ia menilai pembangunan Batam tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik. Kebersamaan serta kualitas hubungan antarmasyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Amsakar berharap semangat persaudaraan yang muncul dalam kegiatan tersebut tidak berhenti di Lapangan Indra Sakti. Ia ingin nilai kebersamaan itu terus hidup dalam kehidupan masyarakat Belakang Padang dan wilayah Batam lainnya.
“Semoga Batam selalu menjadi negeri yang dirahmati,” tuturnya.
Kegiatan semakin semarak dengan tausiah yang disampaikan Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi. Ribuan warga menyimak tausiah sekaligus mengikuti lantunan shalawat yang menggema di kawasan tersebut.
Rangkaian Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 ditutup dengan pemberian hadiah kepada Masjid Nurul Huda sebagai juara pertama Pawai Belakang Padang Bershalawat Jilid 2.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di Belakang Padang.
Baca juga:Sengketa Kavling di Mangsang Berujung Laporan Dugaan Pemukulan Wartawan
Editor:Zalfirega











