Air Kembali Tersendat, Warga Keluhkan Minim Informasi Perbaikan Pipa di Batam

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gangguan jaringan pipa air di Mukakuning, Jumat (28/8/2026). Foto:Istimewa

Gangguan jaringan pipa air di Mukakuning, Jumat (28/8/2026). Foto:Istimewa

59 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Gangguan distribusi air minum kembali terjadi di Batam. Kebocoran susulan pada jaringan distribusi di Jalan Utama, tepat di depan Kawasan Batamindo, Muka Kuning, membuat suplai air ke sejumlah wilayah harus dihentikan sementara, Jumat (28/8/2026).

Kebocoran itu diketahui tim teknis sekitar pukul 13.00 WIB saat pengaliran air dilakukan bertahap menuju jaringan pelanggan. Titik kebocoran tersebut berada di lokasi yang sebelumnya juga tengah mendapat penanganan.

Kondisi ini kembali berdampak kepada warga. Sejumlah masyarakat di Sagulung, Batu Aji hingga Marina sebelumnya mengeluhkan suplai air yang tersendat ke rumah mereka.

Persoalan tak hanya soal air yang sulit mengalir. Warga juga mempertanyakan minimnya informasi terkait gangguan dan pekerjaan perbaikan jaringan.

“Tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat ada perbaikan atau gangguan air,” kata Emrizal, warga Marina.

Keluhan serupa disampaikan Toni Simamora. Ia mengaku kesulitan mendapatkan air bersih saat suplai ke rumahnya terganggu.

“Saya coba tanya ABH tidak ada respon ke humas disebut Ginda,” ujarnya.

Warga berharap gangguan distribusi air tidak terus berulang. Mereka juga meminta Badan Pengusahaan (BP) Batam mengevaluasi kinerja PT Air Batam Hilir (ABH), termasuk pola komunikasi kepada pelanggan ketika terjadi gangguan.

BP Batam Turunkan Tim

Menanggapi kebocoran susulan tersebut, BP Batam bersama PT Air Batam Hilir langsung mengamankan lokasi dan melakukan penanganan teknis.

BU SPAM BP Batam dan tim ABH menyiapkan material, peralatan serta alat berat untuk mempercepat perbaikan jaringan.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, meminta maaf kepada masyarakat yang kembali terdampak.

“Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang kembali dirasakan masyarakat. Saat ini tim di lapangan bergerak cepat untuk menangani kebocoran dan memulihkan pelayanan,” ujar Denny dilansir dari siaran pers BP Batam, Sabtu (29/8/2026).

Baca juga:IWO Kepri Gelar Rapat Perdana: Fokus Konsolidasi 7 Daerah dan Pembenahan Internal

Untuk memberi ruang bagi pekerjaan perbaikan, BP Batam bersama ABH menghentikan sementara suplai air minum ke sejumlah wilayah.

Gangguan berpotensi terjadi di Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, Industri Batam Center, Citra Batam, Marchelia, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, Marina dan wilayah sekitarnya.

Denny mengatakan tim teknis tidak hanya mengejar kecepatan perbaikan, tetapi juga memastikan pekerjaan berlangsung aman dan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik.

“Kami tidak ingin pekerjaan dilakukan terburu-buru tetapi justru menimbulkan persoalan baru. Yang kami dorong adalah penanganan yang cepat, tepat, dan memastikan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik,” katanya.

Gangguan Jadi Bahan Evaluasi

Gangguan berulang pada jaringan distribusi air tersebut juga menjadi catatan bagi BP Batam dan ABH.

Denny mengatakan evaluasi akan mencakup kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan hingga langkah mitigasi untuk mengantisipasi gangguan serupa.

“Setiap kejadian menjadi catatan penting bagi kami untuk memperbaiki pelayanan. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh agar penanganan ke depan semakin baik dan gangguan serupa dapat diminimalkan,” tegasnya.

BP Batam dan ABH mengimbau masyarakat di wilayah terdampak menggunakan persediaan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.

Informasi perkembangan pekerjaan dan pemulihan suplai akan disampaikan melalui kanal resmi PT Air Batam Hilir.

Di sisi lain, keluhan warga soal informasi gangguan menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Bagi pelanggan, kepastian kapan air terganggu dan kapan kembali mengalir menjadi informasi penting agar mereka dapat menyiapkan kebutuhan air di rumah.

 

Baca juga:Liburan Keluarga di HARRIS Barelang Batam Mulai Rp980 Ribu, Promo Berakhir September

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

BP Batam Buka Konsultasi Perizinan OSS, Lebih dari 100 Perusahaan Ikut
Ketum LAM Batam Ajak Warga Jaga Persaudaraan di Tengah Krisis Listrik, Jerebu, dan Air Bersih
Blackout Batam dan Bintan Picu Kerugian Rp57,3 Miliar, Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka
Pangdam XXV SMR Mayjen TNI Rionardo Mulai Bertugas di Batam, Perkuat Pengamanan Perbatasan
Jalan Depan Hotel Vista Batam Dibongkar hingga 2 Meter, BP Batam Targetkan Rampung 1 November
Malaysia Masuk 5 Besar Investor Batam, Rute Penang Buka Peluang Bisnis Baru
Polda Kepri Sambangi Warga Sekitar TPA Punggur, Salurkan Bantuan Sosial
115 Karateka dari 7 Dojo di Kepri Ikuti Ujian Kenaikan Sabuk Wadokai di Batam

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:13 WIB

BP Batam Buka Konsultasi Perizinan OSS, Lebih dari 100 Perusahaan Ikut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ketum LAM Batam Ajak Warga Jaga Persaudaraan di Tengah Krisis Listrik, Jerebu, dan Air Bersih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Blackout Batam dan Bintan Picu Kerugian Rp57,3 Miliar, Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Pangdam XXV SMR Mayjen TNI Rionardo Mulai Bertugas di Batam, Perkuat Pengamanan Perbatasan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Jalan Depan Hotel Vista Batam Dibongkar hingga 2 Meter, BP Batam Targetkan Rampung 1 November

Berita Terbaru