Polda Kepri Minta Orang Tua Cegah Anak Datang ke Lokasi Aksi Berpotensi Ricuh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei. Foto:Humas Polda Kepri

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei. Foto:Humas Polda Kepri

65 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM— Polda Kepulauan Riau (Polda Kepri) meminta orang tua memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika ada kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi memicu kericuhan.

Imbauan itu menempatkan keselamatan anak sebagai perhatian utama kepolisian. Polda Kepri mengingatkan orang tua agar memastikan anak tidak berada di tengah situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei mengatakan pengawasan orang tua menjadi langkah preventif untuk mencegah anak terseret dalam situasi berisiko.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Nona dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Menurut dia, orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak, mengetahui aktivitas mereka, serta memahami lingkungan pergaulannya. Langkah itu penting, terutama ketika muncul informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di wilayah Kepulauan Riau.

Baca juga:Polda Kepri Gagalkan 5 Calon PMI Nonprosedural Berangkat ke Malaysia, 5 Tersangka Ditangkap

Nona menegaskan penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang mendapat perlindungan hukum. Namun, anak-anak tetap membutuhkan pendampingan agar tidak terjebak dalam situasi yang dapat mengancam keselamatan.

“Berikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan cara yang baik, damai, dan sesuai aturan. Yang terpenting, jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang membahayakan keselamatan,” katanya.

Polda Kepri juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kepolisian mengingatkan warga dapat menghubungi layanan 110 selama 24 jam secara gratis untuk mendapatkan bantuan atau menyampaikan pengaduan.

Imbauan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pencegahan tidak hanya menjadi tugas kepolisian.

Orang tua memiliki peran penting memastikan anak memahami risiko, memilih lingkungan yang aman, serta tidak terlibat dalam situasi yang dapat membahayakan dirinya.

 

Baca juga:Polda Kepri Pastikan Penyidikan Dugaan Kekerasan Terkait PG Djuwita Masih Berjalan dan Periksa Pelapor hingga Ahli Psikologi Forensik

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Blackout Batam Jadi Ujian, Musrin: Jangan Terprovokasi Spekulasi
Polda Kepri Perkenalkan Slogan Baru Polri, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan
80 Persen Wilayah Batam Kembali Dialiri Air, BP Batam Siapkan 319 Trip Mobil Tangki
Ketua DPRD Kepri Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Blackout Batam
Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030
Listrik Batam Pulih setelah Padam Seharian, PLN Pastikan Kompensasi Pelanggan
Air Mati, Listrik Padam, Internet Lelet, Derita Warga Batam di Tengah Kabut Asap
Arizal Anwar Resmi Jabat Ketua PN Batam, Tekankan Integritas Hakim dan Putusan Berbasis Fakta

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Blackout Batam Jadi Ujian, Musrin: Jangan Terprovokasi Spekulasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Polda Kepri Perkenalkan Slogan Baru Polri, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:49 WIB

80 Persen Wilayah Batam Kembali Dialiri Air, BP Batam Siapkan 319 Trip Mobil Tangki

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Ketua DPRD Kepri Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Blackout Batam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Telkom Rampungkan Penataan 24 Anak Usaha, Bidik Valuasi Rp550 Triliun pada 2030

Berita Terbaru