Pemko Batam Klarifikasi Foto Amsakar Bersama Yuwanky: Diambil Saat Kerja Sama Pasar Induk Jodoh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan. Foto:Diskominfo

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan. Foto:Diskominfo

66 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Pemerintah Kota (Pemko) Batam angkat bicara soal beredarnya foto Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama pengusaha Yuwanky.

Pemko menegaskan foto tersebut merupakan dokumentasi kegiatan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh pada Maret 2026, jauh sebelum Yuwanky menghadapi perkara hukum yang kini ditangani Bareskrim Polri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan foto itu diambil pada Selasa, 17 Maret 2026, saat Pemko Batam menandatangani kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh.

“Foto itu diambil dalam momentum penandatanganan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh pada Maret 2026. Saat itu, konteksnya adalah kegiatan kerja sama dan tidak berkaitan dengan perkara hukum yang saat ini sedang dijalani Yuwanky,” ujar Rudi dikutip dalam laman media center, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga:Bareskrim Tetapkan Yuwanki Pemilik HH Club Planet 3.0 Batam sebagai Tersangka Narkoba dan DPO

Rudi menyebut Yuwanky belum berstatus hukum dalam perkara yang kini ditangani Bareskrim Polri ketika proses kerja sama tersebut berlangsung.

Ia juga menjelaskan posisi PT Usaha Jaya Karya Makmur yang terpilih mengelola Pasar Induk Jodoh. Menurut Rudi, perusahaan itu mengikuti tender terbuka dan memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan Pemko Batam.

“Kerja sama tersebut dilakukan melalui proses yang telah ditetapkan. Pada saat proses berlangsung, perusahaan memenuhi persyaratan administrasi dan mengikuti tender secara terbuka,” katanya.

Rudi mengatakan dokumen administrasi dalam proses kerja sama juga tidak menunjukkan keterkaitan PT Usaha Jaya Karya Makmur dengan jenis usaha yang kini masuk dalam penyidikan Bareskrim Polri.

Pemko Batam, lanjut dia, menyampaikan klarifikasi untuk menjelaskan konteks foto tersebut, bukan untuk memengaruhi pemberitaan media. Pemko tetap menghormati kebebasan pers dan kerja jurnalistik.

“Wali Kota Batam sangat menghargai kerja-kerja jurnalistik dan menghormati kebebasan pers. Klarifikasi ini semata-mata untuk memberikan konteks yang utuh agar informasi mengenai foto tersebut dapat dipahami sesuai waktu dan peristiwa saat foto itu diambil,” ujarnya.

Menurut Rudi, konteks waktu penting karena dokumentasi lama dapat kembali beredar ketika situasi seseorang telah berubah. Pemko ingin masyarakat melihat foto tersebut berdasarkan peristiwa saat dokumentasi itu dibuat.

Di sisi lain, Pemko Batam menyatakan menghormati proses hukum terhadap Yuwanky yang sedang berjalan di Bareskrim Polri.

“Pemko Batam menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Rudi.

Pemko berharap klarifikasi ini membantu masyarakat memahami hubungan antara foto Amsakar dan Yuwanky dengan kerja sama pemanfaatan Pasar Induk Jodoh yang berlangsung pada Maret 2026, tanpa mencampurkan konteks kegiatan tersebut dengan perkara hukum yang muncul setelahnya.

Baca juga:BP Batam dan Polri Perkuat Keamanan serta Kepastian Hukum untuk Dukung Investasi di Batam

Editor:Zalfirega 

Berita Terkait

Kebutuhan Air Batam Meningkat, Lingga Masuk Radar BP Batam
Imigrasi Batam Tahan Keberangkatan 1.009 Penumpang Diduga PMI Nonprosedural
Tiga Bulan Krisis Air, Warga Sambau Blokade Akses Nongsa Digital Park: “Kami Cuma Mau Air”
Polri Mutasi 88 Pati-Pamen, 19 Kapolda dan PJU Mabes Berganti
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun dan Proyek AI Perkuat Posisi di Panggung Global
Bea Cukai Batam Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Rp2,53 Miliar di Perairan Batam, 2 Kru Diamankan
Asep Safrudin Promosi Jadi Kabareskrim, Suhendri Ditunjuk sebagai Kapolda Kepri
Pengemudi Honda Mobilio Jadi Tersangka Usai Tabrak Motor dan Tinggalkan Lokasi di Batam

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Kebutuhan Air Batam Meningkat, Lingga Masuk Radar BP Batam

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Imigrasi Batam Tahan Keberangkatan 1.009 Penumpang Diduga PMI Nonprosedural

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Tiga Bulan Krisis Air, Warga Sambau Blokade Akses Nongsa Digital Park: “Kami Cuma Mau Air”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Polri Mutasi 88 Pati-Pamen, 19 Kapolda dan PJU Mabes Berganti

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, Investasi Rp40 Triliun dan Proyek AI Perkuat Posisi di Panggung Global

Berita Terbaru