MATAPEDIA6.com, BATAM– Di tengah gempuran arus teknologi yang makin mendikte gaya hidup remaja, nilai akademis semata tak lagi cukup jadi tameng moral.
Menyadari celah tersebut, SMAN 17 Batam memilih merawat benteng karakter siswanya lewat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di lingkungan sekolah pada Rabu, 2 September 2026.
Langkah ini menegaskan orientasi pendidikan sekolah yang tak ingin terjebak pada angka-angka di atas kertas.
Kepala SMAN 17 Batam, Bahtiar, menegaskan bahwa pengembangan aspek nonakademik—khususnya spiritualitas—memiliki porsi seimbang dalam mencetak lulusan yang berintegritas.
“Pendidikan tidak hanya sebatas akademik, tetapi nonakademik juga harus diperhatikan. Salah satunya melalui kegiatan keagamaan,” ujar Bahtiar saat ditemui di sela-sela agenda, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, momentum ini dirancang bukan sebagai ritual tahunan tanpa makna, melainkan sarana internalisasi akhlak Nabi Muhammad SAW ke dalam perilaku harian para siswa.
Kegiatan yang melibatkan seluruh murid muslim dari kelas X hingga XII ini juga menjadi ajang pengkaderan kepemimpinan.
Baca juga:Abu Vulkanik Sinabung Mengarah ke Berastagi, Pertamina Bagikan 5.695 Masker
Meski struktur acara dirancang oleh tim guru Pendidikan Agama Islam, eksekusi lapangan sepenuhnya diserahkan kepada organisasi Rohani Islam (Rohis) siswa.

Pelaksanaan agenda keagamaan ini sempat bergeser dari penanggalan ideal 12 Rabiulawal dalam kalender Hijriah.
Bahtiar mengakui adanya penundaan jadwal akibat padatnya persiapan agenda institusional lain di lingkungan sekolah.
Namun, penyesuaian waktu tersebut tak mengurangi bobot kegiatan. Manajemen sekolah memastikan bahwa setiap peringatan hari besar keagamaan tetap bermuara pada penguatan budi pekerti, bukan sekadar menggugurkan kewajiban seremoni.
“Setiap hari besar agama Islam yang kita peringati selalu kita padankan dengan pembinaan budi pekerti dan pengembangan karakter,” tegas Bahtiar.
Lewat pendekatan ini, SMAN 17 Batam berupaya memastikan bahwa transformasi nilai agama tetap relevan dan membumi di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Di sisi lain, Bahtiar menyebutkan bahwa pihaknya mengoordinasikan rencana kerja 2027, menyampaikan visi misi kepada orang tua siswa kelas X, dan menggelar puncak peringatan Maulid Nabi 2026.
“Sebelum Maulid Nabi sejumlah kegiatan telah kita buat. Ini puncaknya,” tuturnya.
Baca juga:SMKN 3 Batam Taklukkan SMAN 14 Lewat Duel Sengit, Rebut Gelar Massive Super League 2026
Editor:Zalfirega











