SMKN 5 Batam Bantah Ada Nepotisme: Itu Tidak Benar

Kamis, 3 September 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah SMKN 5 Batam. Foto:Istimewa

Sekolah SMKN 5 Batam. Foto:Istimewa

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — Kepala SMKN 5 Batam, Henra Debeny, membantah tudingan nepotisme yang mencuat dalam pemberitaan terkait keberadaan anaknya di lingkungan sekolah tersebut.

Henra tidak membantah bahwa anaknya berada di SMKN 5 Batam. Namun, ia menegaskan keberadaan anaknya di sekolah tersebut bukan hasil penunjukan khusus maupun intervensi dirinya sebagai kepala sekolah.

Menurut Henra, anaknya mengikuti prosedur yang berlaku dan menjalankan proses sebagaimana ketentuan yang ditetapkan. Karena itu, ia menilai tidak tepat jika keberadaan anaknya di sekolah langsung dikategorikan sebagai praktik nepotisme.

“Anak saya memang ada di sini, tetapi masuk melalui prosedur yang berlaku dan murni mengikuti ketentuan,” ujar Henra kepada wartawan, Kamis (3/9/2026).

Henra juga membantah berbagai tudingan lain yang menyebut dirinya memanfaatkan jabatan untuk memberikan keistimewaan kepada anggota keluarga.

Ia meminta pihak yang menyampaikan tudingan menunjukkan data dan bukti yang menjadi dasar pernyataan tersebut.

Baca juga:Amsakar Terima Aspirasi Mahasiswa dan Pemuda soal Pembangunan Batam

Menurutnya, keberadaan anggota keluarga dalam satu institusi tidak dengan sendirinya membuktikan adanya nepotisme apabila proses masuk dan penempatannya mengikuti aturan yang berlaku.

Klarifikasi Henra disampaikan menyusul pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan nepotisme di SMKN 5 Batam. Ia menilai bahwa berita tersebut tendensius yang menyudutkan dirinya.

Sebelumnya, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke DPRD Kepulauan Riau.

Dengan adanya bantahan tersebut, tudingan nepotisme dan penjelasan mengenai proses masuk anak kepala sekolah menjadi dua versi yang perlu ditempatkan secara berimbang.

Verifikasi terhadap prosedur penerimaan, status kepegawaian, serta dokumen pendukung menjadi penting untuk memastikan fakta sebenarnya.

Baca juga:Destry Damayanti Jadi Gubernur Bank Indonesia, Fokus Jaga Stabilitas

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Polda Kepri Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi hingga Vape Etomidate dari 26 Perkara
Panel Surya Terbakar, Atap Gedung Bea Cukai Batam Dilalap Api
Tuntutan Kasus Kematian Dwi Putri Ditunda, Ini Alasannya
Konsumen Minta Perlindungan Hukum dalam Laporan soal Status Mobil Mewah
APBD Perubahan Batam 2026 Didorong Fokus ke Manfaat Warga
SMAN 17 Batam Gelar Maulid Nabi: Perkuat Pembinaan Karakter dan Budi Pekerti Siswa
Pengusaha THM Batam Deklarasi Perangi Narkoba
Bareskrim dan Tim Gabungan Ungkap 800 Kg Ketamin di Perairan Kepri
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 22:26 WIB

Polda Kepri Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi hingga Vape Etomidate dari 26 Perkara

Kamis, 3 September 2026 - 16:08 WIB

Panel Surya Terbakar, Atap Gedung Bea Cukai Batam Dilalap Api

Kamis, 3 September 2026 - 15:53 WIB

SMKN 5 Batam Bantah Ada Nepotisme: Itu Tidak Benar

Rabu, 2 September 2026 - 19:45 WIB

Tuntutan Kasus Kematian Dwi Putri Ditunda, Ini Alasannya

Rabu, 2 September 2026 - 19:22 WIB

Konsumen Minta Perlindungan Hukum dalam Laporan soal Status Mobil Mewah

Berita Terbaru

Sekolah SMKN 5 Batam. Foto:Istimewa

News

SMKN 5 Batam Bantah Ada Nepotisme: Itu Tidak Benar

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:53 WIB