MATAPEDIA6.com, LINGGA — Tim gabungan TNI-Polri, BPBD, Damkar Kabupaten Lingga, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran lahan di Kampung Malar, Dusun I, Desa Mepar, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Jumat (18/9/2026). Kebakaran tersebut menghanguskan lahan sekitar setengah hektare.
Tim gabungan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam sejak tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Petugas mulai melakukan penanganan pada pukul 09.30 WIB dan berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Desa Mepar, Faif Sundoyo, pertama kali menerima informasi mengenai titik api sekitar pukul 09.00 WIB. Ia kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Mepar, Briptu Tomi Azwar, untuk mengerahkan penanganan bersama unsur terkait.
Sekitar 30 menit setelah menerima informasi, tim gabungan tiba di lokasi dan langsung berupaya memutus jalur api agar kobaran tidak merembet ke area lain.
Sebanyak 22 personel dan warga terlibat dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari satu personel Polsek Daik Lingga, tiga personel TNI, enam personel Damkar Kabupaten Lingga, tujuh personel BPBD Kabupaten Lingga, serta lima warga Desa Mepar.
Baca juga:Kapolda Kepri Raih Runner-up Kompolnas Awards 2026, Polsek Meral Masuk 5 Besar Nasional
Selain membantu proses pemadaman, warga setempat membuka akses dan membuat jalur menuju titik api untuk memudahkan personel menjangkau lokasi kebakaran.
Setelah api berhasil dipadamkan, Bhabinkamtibmas bersama kepala desa dan masyarakat menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kebakaran menghanguskan lahan sekitar setengah hektare. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Titik kebakaran berada pada koordinat 0.265582 Lintang dan 104.527775 Bujur.
Kapolsek Daik Lingga melalui personel di lapangan juga melakukan pengecekan dan pemantauan lokasi, mengumpulkan bahan keterangan terkait kejadian, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait lainnya.
Polres Lingga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca meningkatkan risiko munculnya titik api.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Jika menemukan titik api, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Baca juga:BP Batam Gandeng Pertamina, Perkuat Pasokan Avtur untuk Penerbangan Hang Nadim
Editor:Redaksi











