MATAPEDIA6.com, BATAM – Sebanyak 100 nelayan di Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, menerima bantuan mesin ketinting dari Wakil Ketua I DPRD Batam, Aweng Kurniawan. Bantuan tersebut diharapkan membantu nelayan melaut lebih cepat sekaligus meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan keluarga.
Aweng menyerahkan bantuan secara simbolis di Kampung Nelayan Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (22/9/2026) pagi.
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Atmaja, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur Forkopimda turut menyaksikan penyerahan tersebut.
Dalam sambutannya, Aweng mengingatkan para nelayan agar memanfaatkan mesin ketinting yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya itu sebaik mungkin. Ia berharap bantuan tersebut dapat menunjang aktivitas melaut dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.
“Kalau menggunakan mesin bisa lebih cepat jalannya, sehingga penghasilan nelayan bisa lebih maksimal,” ungkap Aweng.
Sekretaris Gerindra Kota Batam itu juga berharap peningkatan penghasilan nelayan dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi perhatian Aweng dan Kepala Dinas Perikanan Yudi Atmaja terhadap kebutuhan nelayan di wilayah pesisir Batam.
“Saya bahagia kalau kompleksitas persoalan warga bisa diselesaikan, hari ini ditunjukkan oleh Adinda Aweng dan Yudi yang menyelesaikan persoalan nelayan,” ujarnya.
Baca juga:Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng: Kolaborasi Antar-Lembaga Kunci Percepat Pembangunan Batam
Amsakar mengatakan perhatian terhadap nelayan sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita keenam yang menekankan pembangunan dari desa atau dari bawah.
Dalam kegiatan yang sama, Amsakar juga meluncurkan Tim Cakalang atau Tim Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis. Tim ini bertujuan membantu nelayan mengurus administrasi dan perizinan kapal agar mereka dapat mengakses bahan bakar minyak (BBM).
Amsakar menekankan pentingnya percepatan pelayanan sehingga nelayan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan dalam pengurusan kebutuhan administrasi kapal.
“Bukan launching timnya, bagaimana kebutuhan nelayan dengan BBM dapat kita bantu, kalau bisa jangan terlalu lama,” imbaunya.
Selain penyerahan mesin ketinting dan peluncuran Tim Cakalang, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada ahli waris nelayan yang mengalami kecelakaan laut.
Panitia turut menyerahkan 10 paket internet berkapasitas 85 giga dari provider XL kepada penerima bantuan.
Editor:Zalfirega











