MATAPEDIA6.com, BATAM— Aula Sekretariat DPC PKB Kota Batam di kawasan Tiban 1 dipenuhi wajah-wajah muda pada Rabu 23 September 2026 malam.
Lebih dari 50 pengurus Dewan Pengurus Ranting (DPRt) dari tiga kelurahan di Kecamatan Sekupang berkumpul untuk bersilaturahmi sekaligus mengikuti pembinaan organisasi.
Ketiga ranting tersebut berasal dari Kelurahan Tiban Lama, Tiban Indah, dan Tanjungriau.
Ketua DPC PKB Kota Batam, Hendrik, SH, melihat dominasi kalangan muda dalam kepengurusan ranting sebagai peluang untuk memperluas pemahaman politik di tengah masyarakat.
“Kita merangkul semua rekan yang muda-muda. Kenapa? Karena kita ini masih banyak yang buta politik. Suara kita pun dimanfaatkan juga oleh orang lain,” kata Hendrik yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Kamis (24/9/2026).
Hendrik mendorong para pengurus muda tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Ia meminta mereka membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Baca juga:Tim Tabur Kejari Batam Amankan Terpidana Kasus Perdagangan Orang di Virgo Club
Menurutnya, kepedulian sosial bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membantu tetangga atau kerabat yang sedang sakit maupun mengalami musibah.
“Kalau ada tetangga, kerabat yang membutuhkan bantuan, sakit atau musibah, bantu. Mencari pahala itu mudah. Menjadi berjiwa sosial itu lakukan kepada tetangga dan kerabat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pengurus ranting juga menyampaikan aspirasi terkait persoalan warga hingga permintaan pelaksanaan reses DPRD di wilayah masing-masing.
Hendrik meminta para pengurus terus membangun komunikasi dengan dirinya maupun jajaran DPC agar setiap persoalan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Saya tidak mengatakan semua persoalan yang ada di teman-teman bisa diselesaikan. Tapi membantu persoalan teman-teman maupun kerabat dan tetangga-tetangga, saya selalu siap,” tegasnya.
Dialog kemudian berkembang pada kebutuhan pembinaan organisasi. Sejumlah pengurus mengaku masih membutuhkan arahan karena belum banyak memahami cara mengelola organisasi politik.
Ketua Ranting Tiban Indah, Tengku Febriza Tririzki, mengaku masih awam dalam urusan organisasi partai. Namun, ia menyatakan tetap berkomitmen ikut membesarkan PKB.
“Kami mohon selalu diberi arahan dan bimbingan oleh Ketua, karena kami masih belum banyak memahami untuk mengurus partai,” kata Febriza.
Hendrik menilai keterlibatan anak muda dalam organisasi politik dapat menjadi ruang belajar kepemimpinan sekaligus memahami bagaimana kebijakan publik bekerja.
Ia mencontohkan sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari biaya dan kualitas pendidikan, lapangan pekerjaan, kesetaraan digital, lingkungan hingga harga kebutuhan pokok.
“Paham berpolitik itu penting untuk kalangan muda,” ujarnya.
Menurut Hendrik, ruang komunitas dan media sosial juga dapat dimanfaatkan para pengurus muda untuk menyampaikan informasi serta mendorong literasi politik di tengah masyarakat.
Ia mengajak para pengurus menjadikan organisasi sebagai tempat belajar, membangun jaringan dan menyuarakan aspirasi warga.
“Yang penting semua tetap menjaga kekompakan dan saling mengisi,” katanya.
Hendrik juga mendorong para pengurus memiliki target politik ke depan. Ia menyebut target dua kursi di daerah pemilihan Sekupang sebagai salah satu aspirasi yang ingin dibangun bersama.
“Kalau kita kompak saya yakin kita dapat meraih dua kursi di Sekupang ini. Begitu juga dengan dapil-dapil lain. Teman-teman harus punya target, harus percaya diri. Siapa tahu di antara kita ini ke depannya juga menjadi sukses atau menjadi anggota dewan, atau lebih di atas lagi,” pungkasnya.
Baca juga:Kapolda Kepri Ajak Pengendara Tertib Berlalu Lintas demi Keselamatan, Bukan Takut Ditilang
Editor:Zalfirega











