MATAPEDIA6.com, BATAM — Ancaman narkoba dan judi online yang menyasar generasi muda menjadi perhatian Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Suhendri. Ia meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas digital anak untuk mencegah mereka terjerumus dalam berbagai kejahatan yang semakin berkembang.
Pesan tersebut disampaikan Suhendri saat menggelar kegiatan Subuh Keliling di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Batam Center, Sabtu (7/11/2026).
Di hadapan jemaah, ia mengingatkan bahwa perlindungan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan peran keluarga dan kepedulian lingkungan.
Menurut Suhendri, ancaman terhadap generasi muda kini semakin beragam. Selain peredaran narkotika, masyarakat juga perlu mewaspadai penyalahgunaan cairan rokok elektrik atau vape yang berpotensi dimanfaatkan untuk modus peredaran zat terlarang.
Di ruang digital, judi online, pinjaman online ilegal, penyebaran hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Karena itu, ia meminta orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak serta lebih peduli terhadap lingkungan pergaulan dan aktivitas mereka di internet. Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mewaspadai penyebaran paham radikalisme melalui media sosial.
Selain perlindungan keluarga, Suhendri mengajak warga kembali menghidupkan ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian.
Baca juga:Modus Minta Diantar ke Kantor Polisi, WN Malaysia Rampas Mobil dan Harta Korban di Batam
Partisipasi warga dalam mengenali potensi gangguan keamanan di lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah tindak kejahatan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda juga menyosialisasikan layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.
Layanan ini bisa dimanfaatkan untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun kejadian yang membutuhkan bantuan polisi.
Subuh Keliling tersebut merupakan bagian dari implementasi Quick Wins Kapolri Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman melalui pendekatan ‘Kumpul Bersama Masyarakat’.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polda Kepri membuka ruang komunikasi langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan.
Kehadiran Kapolda bersama jajaran mendapat sambutan positif dari jemaah. Zidan, salah seorang jemaah Masjid Bukit Indah, menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan kepolisian.
“Kami merasa senang dan bangga dengan kehadiran Bapak Kapolda Kepri beserta jajaran. Kegiatan seperti ini sangat positif karena masyarakat bisa bertemu langsung dengan pihak kepolisian, menyampaikan aspirasi, serta mendapatkan imbauan dan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga hubungan Polri dengan masyarakat semakin dekat dan harmonis,” kata Zidan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang, Kapolsek Batam Kota, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Bukit Indah, serta para jemaah.
Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, Polda Kepri mendorong penguatan kepercayaan publik sekaligus membangun kesadaran bahwa keamanan berawal dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan tempat tinggal.
Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tembus 7,52 Persen, Ini Sektor yang Paling Berkontribusi
Editor:Zalfirega











