Lalu Lintas di Simpang Bengkong Harapan Kerap Semrawut, Warga Harap Ada Traffic Light

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan di persimpangan Bengkong Harapan, tidak ada lampu traffic light, Minggu (3/3/2024). Foto:Dhea/matapedia6

Kemacetan di persimpangan Bengkong Harapan, tidak ada lampu traffic light, Minggu (3/3/2024). Foto:Dhea/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM– Kondisi arus lalu lintas di persimpangan Bengkong Harapan semrawut. Kondisi ini terjadi saban hari dari pagi dan sore dikala aktivitas yang memadat.

Pantauan matapedia6, Minggu (3/3/2022) sore, tampak arus lalu lintas semrawut. Ini dipicu pengendara tidak ada saling kesabaran atau mengalah.

Dari persimpangan yang disebut ‘Pantek’ itu jalur menuju Bengkong Harapan, Sei Panas, Bengkong Laut dan Bengkong Al-Jabar atau Seraya atas mengakibatkan kemacetan dan terjadi adu mulut di lokasi tersebut.

Nova warga, Bengkong Harapan mengaku bahwa kondisi arus lalu lintas semrawut sudah kerap terjadi saban hari. Apa lagi pada pagi dan sore hari. Ini disebabkan tidak ada lampu lalu lintas atau traffic light di persimpangan.

“Lampu traffic light minim, habis tu sudah biasa macet di persimpangan itu,” ujar Nova.

Menurut wanita 23 tahun itu persimpangan tersebut merupakan arus lalu lintas yang padat penduduk. Bahkan pemerintah tengah menggesa pelebaran jalan guna mengurangi kemacetan.

“Volume kendaraan tinggi, jalan sudah mulai lebar, tapi minim lampu lalu lintas,” sebut dia.

Hal senada diungkapkan Erna, warga lainnya berharap kondisi arus lalu lintas semrawut itu diperhatikan pemerintah supaya teratur dan tidak memakan korban.

“Kita harap ada lampu merah di persimpangan, biar pengendara lebih teratur,” ujarnya.

“Tak heran lagi lah macet di persimpangan Bengkong Harapan. Susah banyak bertaburan foto di medsos melihatkan kondisi semrawut,” imbuhnya.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis: Dhea|Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru