Ini Penjelasan Dishub soal Lampu Merah di Bengkong Harapan Batam

Senin, 4 Maret 2024 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan di persimpangan Bengkong Harapan, tidak ada lampu traffic light, Minggu (3/3/2024). Foto:Dhea/matapedia6

Kemacetan di persimpangan Bengkong Harapan, tidak ada lampu traffic light, Minggu (3/3/2024). Foto:Dhea/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kondisi arus lalu lintas di persimpangan Bengkong Harapan, Kota Batam, semrawut. Hal ini dikarenakan minim lampu merah hingga kesadaran masyarakat.

Menyikapi itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam (Dishub) Salim, menyebut pemasangan lampu merah di lokasi tersebut sudah pernah namun terkena karena pelebaran jalan.

“Lokasi tersebut sudah pernah dipasang lampu traffic light. Tapi kesadaran pengendara minim,” ujar Salim kepada matapedia6, Senin (4/3/2024).

Menurut dia, pengendara motor dapat selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Hal ini dalam mencegah kecelakaan.

Selain itu selalu memperhatikan marka jalan guna keselamatan di jalan raya.

“Kita harapkan pengendara selalu mematuhi rambu lalu lintas,” sebut dia.

Diketahui, pemerintah kota Batam tengah menggesa pelebaran jalan di penjuru Batam guna mengurangi kemacetan. Tidak hanya itu juga meningkatkan investor datang ke kota Batam.

Sebelumnya diberitakan, persimpangan yang disebut ‘Pantek’ itu jalur menuju Bengkong Harapan, Sei Panas, Bengkong Laut dan Bengkong Al-Jabar atau Seraya atas mengakibatkan kemacetan dan terjadi adu mulut di lokasi tersebut.

Nova warga, Bengkong Harapan mengaku bahwa kondisi arus lalu lintas semrawut sudah kerap terjadi saban hari. Apa lagi pada pagi dan sore hari. Ini disebabkan tidak ada lampu lalu lintas atau traffic light di persimpangan.

“Lampu traffic light minim, habis tu sudah biasa macet di persimpangan itu,” ujar Nova.

Menurut wanita 23 tahun itu di persimpangan jalur yang padat penduduk. Bahkan merupakan akses jalan sudah mulai dilebarkan oleh pemerintah.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:Dhea|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf
Ustaz Abdil Muhadir dan Veve Zulfikar Bakal Meriahkan Tablig Akbar di Batam, Amsakar Ajak Warga Pererat Silaturahmi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 13:32 WIB

Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik

Berita Terbaru