WNA Asal Inggris Ditemukan Membusuk di Batam, Polisi Tunggu Keluarga Lakukan Outopsi

Senin, 18 Maret 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah WNA asal Inggris yang ditemukan membusuk di rumahnya, saat dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Barelang, Sabtu (16/3/2024). Matapedia6.com/ Dok Polsek Batuampar

Jenazah WNA asal Inggris yang ditemukan membusuk di rumahnya, saat dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Barelang, Sabtu (16/3/2024). Matapedia6.com/ Dok Polsek Batuampar

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kasus kematian Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris yang ditemukan membusuk di rumahnya di Komplek Nagoya Park Blok Inter Nomor 09 Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Sabtu (16/3/2024). Polisi tunggu keluarga untuk melakukan autopsi.

WNA asal Inggris yang diketahui bernama Antony David Edwin Mortlock, tinggal seorang diri di rumahnya dan selama ini rumahnya dibersihkan oleh ART yang datang sekali dua hari.

Kapolsek Batuampar kompol Dwi Hatmoko mengatakan yang pertama mengetahui kejadian tersebut yakni ART yang datang ke lokasi pada Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 11.37 WIB yang hendak membersihkan rumahnya.

Namun saat ART tiba di lokasi dan membunyikan Bell tidak ada respon dari dalam rumah, sementara dari dalam rumah tercium bau tidak sedap.

Hal itu membuat ART melaporkan ke Sekuriti dan sekuriti berkoordinasi dengan RT/RW, dan melaporkan ke pihak kepolisian.

Anggota kepolisian yang saat tiba di lokasi mendobrak pintu pagar. Setelah pintu pagar terbuka, dan petugas bersama RT/RW masuk ke dalam rumah.

Korban ditemukan sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau, diperkirakan sudah meninggal lebih dari 24 jam.

Untuk memastikan kematian korban. Jenazah di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

“Informasi sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan,” kata Dwi.

Di tempat terpisah Kanitreskrim Polsek Batuampar Iptu Moh Fajri Firmansyah mengatakan untuk jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Dia menjelaskan polisi masih menunggu keluarga untuk dilakukan Outopsi terhadap korban.” Kita masih tunggu keluarga,” kata Fajri.

Dia juga mengatakan untuk melakukan Outopsi diperlukan persetujuan keluarga.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Redaksi

Berita Terkait

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun
Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh
Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang
Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan
Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban
Kapal MV Ocean Porter Berbendera Tanzania Bawa 2,6 Ton Sabu Cair Dicegat Tim Gabungan di Bengkalis
Tuntutan Dju Seng Ditunda untuk Keempat Kalinya, Ini Alasannya
Carolein Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara di Kasus Gelapkan Mobil Rental 

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:43 WIB

Ruko di Harbour Bay Dibobol, Kamera, Laptop hingga Drone Raib: Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Miris! Bayi di Bengkong Batam Tewas Dicekik dan Dibanting Pengasuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Polisi Tangkap Suami Siri Korban Pembunuhan yang Mayatnya Ditemukan Membusuk di Hutan Sekupang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Motor Raib Saat Salat hingga Tidur: Polsek Sagulung Ringkus Pelaku, 17 Motor Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Terdakwa Kasus Kematian Calon LC di Batam Akui Menyesal, Keluarga Siap Besarkan Anak Korban

Berita Terbaru