Sengketa Lahan di Setokok, PT SKS Tempuh Jalur Hukum di PTUN

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang pemeriksaan saksi perkara lahan di PTUN Tanjungpinang, Rabu (15/5/2024). Foto:Dhea/matapedia6

Sidang pemeriksaan saksi perkara lahan di PTUN Tanjungpinang, Rabu (15/5/2024). Foto:Dhea/matapedia6

MATAPEDIA6.com, BATAM– Sengketa lahan di Pulau Setokok Barelang Batam terus bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang.

Teranyar agenda pemeriksaan saksi tergugat BP Batam pada Rabu (15/5/2024). Sidang yang dipimpin hakim ketua Al’an Basyier, hadir tergugat dan penggugat serta para saksi.

Kuasa Hukum, Penggugat Radius, menyebut terdapat kejanggalan fakta persidangan. Hal itu melihat dari keterangan saksi tergugat Yulhan disampaikan untuk ganti rugi oleh pihak ketiga yang mendapat lahan.

“Kami melihat ada kejanggalan karena sertifikat dari ATR/BPN Hak Pengelolaan Lahan (HPL) pada 2 November 2022 di alokasi lahan ke perusahaan PSJ, 11 November 2022. Jadi ini sangat singkat sekali waktunya, juga tidak ada pemaparan di lahan 65 hektare,” ujarnya usai persidangan.

Dia menyebut PT Sumber Kencana Sejati (SKS) dan PT Batam Usaha Marikultur (BUM) telah menggarap dan menggunakan lahan tersebut selama 20-30 tahun secara produktif.

Bahkan sudah membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB). Selain itu, lanjut dia, PT SKS sudah pernah mengajukan HPL ke BP Batam pada 2021 hingga diminta pemaparan setelah itu diminta menunggu HPL hingga dialokasikan ke yang lain.

“Ini ada apa kita minta Kepala BP Batam untuk perhatikan para pemilik lahan. Tanpa dialokasi ke pihak lain mereka sanggup untuk bayar WTO lahan,” ujarnya.

Dia berharap hakim dapat memberikan putusan dengan seadil-adilnya. Sebab berdasarkan dari keterangan saksi tidak pernah BP Batam turun terlebih dahulu melakukan sosialisasi.

“Kami dengar waktu kesaksian tadi tidak ada turun ke lapangan dan sosialiasi. Kami harap BP Batam yang mengalokasikan lahan dilihat dan ditinjau dan diserahkan ke pemiliknya,” imbuhnya.

Kuasa hukum penggugat Radius memberikan keterangan pers usai persidangan, Rabu (15/5/2024). Foto:Dhe/matapedia6

Sementara persidangan selanjutnya dilaksanakan pada Rabu 22 Mei 2023 dengan agenda kesimpulan.

Sedangkan kuasa hukum tergugat Ramon enggan memberikan komentar lebih lanjut. Ia menyarankan sesuai fakta persidangan.

“Sesuai fakta persidangan saja,” singkatnya.

Diketahui, sengketa lahan pulau Setokok Barelang, bermula BP Batam alokasi lahan 65 hektare secara cepat ke perusahaan yang menimbulkan kecurigaan. Sedangkan lahan tersebut sudah dikelola PT SKS dari puluhan tahun.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

Penulis:Dhea|Editor:Redaksi

Berita Terkait

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui
40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai
10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka
Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran
Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober
Empat Pejabat KPU Karimun Resmi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024, Negara Rugi Rp1,5 Miliar
Polisi Bekuk Pelaku Gasak Kalung Emas dalam Hitungan Detik di Batam
Polsek Sagulung Ungkap Dua Penggelapan Motor, Satu Pelaku Diciduk Saat Santai di Parkiran

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 22:44 WIB

Suami Sirih di Batam Cekik dan Pukul Istri hingga Gigi Patah, Kini Masuk Bui

Rabu, 26 November 2025 - 21:06 WIB

40 Ton Beras Diamankan Kodim 0316 Batam Dilimpahkan ke Bea Cukai

Senin, 24 November 2025 - 21:29 WIB

10 Bulan, Polsek KKP Bongkar 16 Kasus PMI Ilegal Tetapkan 18 Tersangka

Jumat, 21 November 2025 - 22:15 WIB

Kurir Penyelundupan Rokok Batam–Bintan Diciduk Bea Cukai, Pemodal Masih Berkeliaran

Kamis, 20 November 2025 - 22:53 WIB

Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 9 Kasus Selama Oktober

Berita Terbaru

OJK Digital Financial Literacy di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Foto:OJK Kepri

Nasional

OJK Genjot Literasi Keuangan Digital Mahasiswa UMSU

Sabtu, 29 Nov 2025 - 11:28 WIB