Warga Terdampak Rempang Eco City Pilih Lokasi Hunian Baru Sesuai Site Plan

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mendaftar ke hunian baru. Foto:Dok/Humas BP Batam

Warga mendaftar ke hunian baru. Foto:Dok/Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM– Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi warga terdampak pembangunan Rempang Eco City untuk memilih lokasi hunian baru sesuai site plan.

“Langkah ini adalah komitmen BP Batam untuk memenuhi hak-hak warga yang terdampak pengembangan Kawasan Rempang sejak September 2023,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Selasa (2/7/2024).

Kata dia warga dapat memilih rumah baru sesuai site plan. BP Batam sedang membangun 96 rumah baru di Tanjung Banon dengan luas kaveling 500 meter persegi dan tipe 45.

“Pengerjaannya diharapkan selesai pada bulan September. BP Batam memberikan santunan uang sewa rumah, biaya hidup, dan fasilitas pengangkutan,” jelas dia.

BP Batam berharap proyek ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif pada ekonomi daerah.

“Ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah,” kata wanita berkaca mata itu.

Sementara pembangunan tahap pertama Eco City diketahui memakan lahan seluas 2.370 hektare. 961 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam pembangunan tersebut.

BP Batam  memberikan biaya hidup Rp 1,2 juta per jiwa dan memfasilitasi pengangkutan orang dan barang-barang dari rumah asal ke hunian sementara.

“Sejauh ini kami optimis pengerjaan rumah baru untuk masyarakat dapat terselesaikan sesuai target. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar proyek strategis nasional ini bisa berjalan lancer dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah,” tutup Tuty.

Editor:Redaksi

Berita Terkait

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan
Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu
PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Teknologi Jadi Andalan Perkuat Keselamatan Kerja
Pulang ke Batam, Angela Lillo Bawa Identitas Kota Kelahiran ke Miss Global 2026 Thailand
DPRD Batam Sahkan Perubahan APBD 2026, Anggaran Naik Rp294 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Selasa, 15 September 2026 - 13:30 WIB

Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti

Selasa, 15 September 2026 - 08:22 WIB

Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi

Senin, 14 September 2026 - 23:43 WIB

Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 16:58 WIB

Nasib Ribuan Pekerja Ghim Li di Ujung Tanduk, Disnaker Minta Hak Dibayar Dulu

Berita Terbaru