Berkapasitas 825 Liter Per Detik, Presiden Jokowi Resmikan SPAM Bandar Lampung

Selasa, 27 Agustus 2024 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin (26/8/2024). Matapedia6.com/Dok Setneg.go.id

Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin (26/8/2024). Matapedia6.com/Dok Setneg.go.id

MATAPEDIA6.com, BANDAR LAMPUNG – Upaya pemerintah dalam meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di daerah. Presiden Joko Widodo meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Senin (26/8/2024).

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa pembangunan SPAM ini telah dikerjakan oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 2020.

Sistem penyediaan air minum di Kota Bandar Lampung yang diresmikan pemerintah merupakan salah satu proyek strategis nasional di Provinsi Lampung yang sudah dikerjakan sejak tahun 2020.

Proyek SPAM yang dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp 1,3 triliun tersebut dapat memasok air bersih untuk 60 ribu rumah tangga di wilayah tersebut, kapasitas SPAM yang besar tersebut menyediakan air yang sangat jernih dan bagus.

“Yang disampaikan Bu Dirjen katanya lebih bersih, lebih bagus dari air kemasan karena NTU (Nephelometric Turbidity Unit)-nya 0,278 padahal standar dari Kemenkes itu 3, kalau air kemasan itu 0,8. Jadi lebih bagus,” lanjutnya.

Jokowi mendorong jajaran pemerintah daerah untuk memastikan rumah tangga sekitar dapat memiliki sambungan dari SPAM.

“Saya titip Bu Wali Kota, Pak Bupati agar sambungan ke rumah tangga betul-betul didorong agar makin banyak rumah tangga kita yang memiliki sambungan dari SPAM yang kita bangun ini,” ujarnya.

SPAM Kota Bandar Lampung dibangun menggunakan skema KPBU dengan total biaya Rp 1,38 triliun yang meliputi investasi dari PT Adhya Tirta Lampung (ATL) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) senilai Rp 485 miliar, APBN (VGF Kemenkeu dan Kementerian PUPR) sebesar Rp 559,2 miliar, dan APBD/Perumda Rp 281 miliar.

SPAM ini memiliki intake dengan kapasitas 825 liter per detik, Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) berkapasitas 750 liter per detik, reservoir distribusi dengan kapasitas 10.000 meter kubik, serta jaringan pipa transmisi air baku, pipa transmisi air minum, pipa jaringan distribusi utama dan jaringan distribusi layanan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan bahwa SPAM ini dapat melayani hingga 60.000 sambungan rumah (SR).

Ada pun saat ini sudah fungsional melayani 13.105 SR dan akan ditambah lagi 4.567 SR melalui DAK dan Inpres Air Minum.

“Diharapakan Pemkot Bandar Lampung dan PDAM dapat meningkatkan SR-nya agar idle capacity SPAM ini bisa termanfaatkan,” ucap Diana.

Area pelayanan dari SPAM Kota Bandar Lampung meliputi 8 kecamatan di Bandar Lampung, yaitu Kecamatan Rajabasa, Kecamatan Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Kecamatan Tanjung Senang, Kecamatan Sukarame, Kecamatan Way Halim, Kecamatan Kedamaian dan Kecamatan Sukabumi.

Proyek KPBU SPAM Bandar Lampung ini akan memenuhi kebutuhan air minum 300.000 jiwa (60.000 sambungan) di kota Bandar Lampung terutama di 8 (delapan) kecamatan yaitu Rajabasa, Labuhan Ratu, Way Halim, Kedaton, Tanjung Senang, Sukarame, Sukabumi dan Kedamaian selama masa konsesi 27 tahun.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon
Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization
Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha
Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan
Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional
TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya
OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:15 WIB

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon

Senin, 4 Mei 2026 - 18:19 WIB

Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization

Kamis, 30 April 2026 - 17:50 WIB

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional

Berita Terbaru