Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya

Selasa, 28 April 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

Gambar OJK. Foto:Istimewa/matapedia6

72 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA — Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya (Malahayati) karena menjalankan layanan keuangan tanpa izin resmi.

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengungkapkan Malahayati menawarkan jasa konsultasi pinjaman online, penagihan utang, hingga program penyaluran modal kepada masyarakat. Dalam promosinya, perusahaan ini mencantumkan logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengklaim telah terdaftar serta berizin.

“Faktanya, Malahayati tidak memiliki izin dari OJK maupun regulator lain,” kata Hudiyanto dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Satgas menemukan modus yang digunakan Malahayati dengan mengarahkan masyarakat menutup utang pinjaman online melalui pinjaman baru di platform lain. Perusahaan itu juga menjanjikan penyelesaian seluruh utang, lalu meminta imbal jasa dari dana pinjaman yang dicairkan.

Baca juga:Polda Kepri Rekonstruksi 37 Adegan Kasus Penganiayaan terhadap Bripda NS di Batam

Hasil verifikasi menunjukkan kegiatan usaha Malahayati tidak sesuai dengan izin yang tercatat di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Menindak temuan itu, Satgas PASTI memerintahkan Malahayati menghentikan seluruh kegiatan. Satgas juga menyiapkan pemblokiran akses media sosial dan tautan terkait hingga perusahaan memenuhi perizinan yang berlaku.

Satgas menegaskan akan menempuh langkah hukum pidana jika perintah penghentian tidak dipatuhi.

Satgas PASTI mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap tawaran jasa penyelesaian utang pinjaman online, terutama yang mencantumkan logo lembaga resmi secara tidak sah.

Masyarakat yang menemukan indikasi penawaran serupa, investasi ilegal, atau pinjaman online ilegal dapat melapor melalui situs sipasti.ojk.go.id, Kontak OJK 157, WhatsApp 081157157157, atau email [konsumen@ojk.go.id](mailto:konsumen@ojk.go.id).

Korban penipuan transaksi keuangan juga dapat melapor melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) untuk mempercepat pemblokiran rekening pelaku.

 

Baca juga:Ayah di Batam Cabuli Anak Kandung, Korban Mengeluh Sakit Usai Kejadian

Editor:Miezon

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa
Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi
OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030
Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026
Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup
TelkomGroup Siapkan 4 Teknologi Digital, dari AI hingga Marketplace UMKM
OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun kepada Pelanggar Pasar Modal, DSSA-BREN-CUAN Didenda Rp2,1 Triliun
Prabowo Siapkan Pembiayaan Rp400 Triliun pada 2027 untuk Petani hingga UMKM

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:06 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BPR DCN Malang Capai Rp54,9 Miliar, OJK Serahkan Dua Direksi ke Jaksa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Investasi Bukan Sekadar Cari Cuan, BEI Dorong Investor Lebih Tangguh Hadapi Fluktuasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

OJK Dorong Industri Asuransi dan Dana Pensiun Perkuat Bisnis Berkelanjutan hingga 2030

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pendapatan AI Indosat Tembus US$50 Juta, Bidik Dua Kali Lipat hingga Akhir 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas PASTI Tindak 330 Aktivitas Keuangan Ilegal, 11 Pergadaian Ditutup

Berita Terbaru