Kubah Masjid Agung Raja Hamidah Batam Diterjang Angin Kencang, Adhi Karya  Langsung Perbaiki

Rabu, 18 September 2024 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kubah Masjid Agung Raja Hamidah diterjang angin kencang, Selasa (17/9) malam. Foto:Istimewa

Kubah Masjid Agung Raja Hamidah diterjang angin kencang, Selasa (17/9) malam. Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) bersama kontraktor PT Adhikarya langsung memperbaiki penangkal petir di atas kubah Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam.

“Setelah patah akibat angin kencang melanda Kota Batam pada Selasa 17 September 2024 langsung kami perbaiki,” ujar Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, dikutip dalam laman media center, Rabu (18/9/2024).

Azril menyatakan kontraktor bertanggung jawab atas kerusakan akibat angin kencang di Masjid Agung Raja Hamdiah Batam. Ibadah dialihkan sementara.

“Untuk aktifitas ibadah di masjid dialihkan ke masjid sementara di kawasan Masjid Agung Raja Hamdiah Kota Batam,” katanya.

Meski demikian, Azril belum dapat merinci kapan rampung pengerjaan perbaikan kubah tersebut. Ia berharap dapat secepatnya rampung.

“Semoga cepat selesai dan jemaah kembali bisa beraktifitas di Masjid Agung Raja Hamidah Kota Batam,” katanya.

Sebelumnya pada Selasa (17/9) sekitar pukul 18.25 WIB. Angin kencang disertai hujan menyapu wilayah Kepulauan Riau termasuk di Kota Batam.

Dampak angin kencang di Batam termasuk patahnya penangkal petir Masjid Agung Raja Hamidah. Sejumlah pohon tumbang dan fasilitas umum rusak.

Korban meninggal akibat pancung yang ditumpangi tenggelam oleh angin di Perairan Depan Pulau Pekasih. Kejadian terjadi saat speedboat korban karam dan terbalik akibat angin ribut di perairan 18. 00 WIB. Korban berhasil dievakuasi ke daratan Pulau Terong oleh nelayan setempat.

Cek berita artikel lainnya di Google News 

 

Penulis:Rega|Editor:Trio

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru