AJI Batam dan BI Kepri Bangkitkan Pers Kampus, Tanamkan Etika dan Integritas di Bulan Bahasa

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

35 jurnalis muda dan pers kampus dari berbagai universitas di Batam tampak antusias mengikuti pelatihan di Hotel Santika, Minggu (26/10/2025). Foto:Istimewa

35 jurnalis muda dan pers kampus dari berbagai universitas di Batam tampak antusias mengikuti pelatihan di Hotel Santika, Minggu (26/10/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam bersama Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau menggelar ‘Pelatihan Jurnalistik Dasar’ yang tak sekadar mengajarkan menulis, tapi juga menyalakan kembali idealisme pers muda.

Sebanyak 35 jurnalis muda dan pers kampus dari berbagai universitas di Batam tampak antusias mengikuti pelatihan di Hotel Santika, Minggu (26/10/2025).

Bukan sekadar menulis berita, mereka diajak memahami makna profesi jurnalis: mengawal kebenaran dan memberi makna pada peristiwa.

Asisten Direktur BI Kepri, Adik Afrinaldi, membuka pelatihan dengan pesan tajam: jurnalis muda harus menjadi agen perubahan informasi yang sehat dan bermakna.

“Jurnalis seharusnya tidak hanya menulis seremonial, tapi menangkap manfaat dari peristiwa itu sendiri,” ujarnya.

Adik menilai pelatihan bertema penulisan karya jurnalistik tentang UMKM lokal ini relevan dengan semangat membangun ekonomi daerah. Menurutnya, media punya peran penting menjembatani pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah.

Baca juga: AJI Batam dan BI Kepri Dorong Jurnalis Muda Tulis Isu UMKM, Gaungkan Literasi Ekonomi Lokal

“Kalau informasinya akurat, masyarakat bisa ikut berpartisipasi. Media harus membangun, bukan sekadar memberitakan,” katanya.

Materi pertama dibawakan oleh Muhammad Islahuddin jurnalis Project Multatuli sekaligus Koordinator Liputan Batam TV. Ia menegaskan, bahasa adalah napas jurnalisme.

“Bahasa bukan hanya kata, tapi keberpihakan pada kebenaran. Jurnalis harus jadi pengawas, bukan pengeras suara kekuasaan,” katanya.

Islah menekankan dasar-dasar teknik wawancara, penulisan, dan etika jurnalistik yang kini kian tergerus oleh kecepatan publikasi tanpa verifikasi.

Materi kedua disampaikan oleh A.A. Ngurah Davin Egatriyana dari BI Kepri. Ia memaparkan bagaimana BI berperan menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membina UMKM.

BI tak sekadar lembaga moneter, tapi juga penggerak ekonomi rakyat lewat pelatihan, pembiayaan, dan promosi produk unggulan daerah.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Dengan narasi yang kuat dari jurnalis muda, UMKM bisa tumbuh dan dikenal lebih luas,” ujar Davin.

Pelatihan ditutup dengan materi praktik menulis feature dan penyusunan ToR (rancangan liputan) oleh Yogi Eka Sahputra Ketua AJI Kota Batam sekaligus jurnalis Tempo dan Mongabay Indonesia.

“Liputan tanpa arah hanya menghasilkan berita seremonial. Jurnalis harus menulis dengan rencana dan keberanian untuk menggali lebih dalam,” kata Yogi.

Ia juga menyoroti “mati suri”-nya sejumlah pers kampus di Batam. Menurutnya, membangunkan semangat pers mahasiswa adalah bagian dari tanggung jawab moral AJI.

“Kami ingin pers kampus kembali hidup. Dari mereka lahir jurnalis berintegritas, bukan penyalin siaran pers,” katanya.

AJI Batam, lanjut Yogi, siap mendampingi kampus dalam membangun media internal, termasuk membuat website dan pelatihan lanjutan.

“Kami terbuka diundang ke kampus atau diskusi di sekretariat. Ini investasi jangka panjang bagi ekosistem media yang sehat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Nur Zaskia dari Universitas Internasional Batam, mengaku pelatihan ini membuka cakrawala baru.

“Saya baru tahu hari ini, ternyata berita ada banyak jenisnya. Paling berkesan itu feature. Jadi pengin jadi jurnalis beneran,” ujarnya dengan semangat.

Pelatihan ditutup dengan tantangan menulis karya jurnalistik bertema UMKM lokal di Kota Batam dengan apresiasi jutaan rupiah bagi tiga karya terbaik.

Baca juga:HUT ke-3 Santika Batam Pecahkan Rekor MURI Asam Pedas

Dalam suasana Bulan Bahasa, pelatihan ini bukan sekadar belajar menulis, tetapi membangun kesadaran baru: bahwa kata-kata jurnalis punya kekuatan membersihkan ruang publik dari kebisingan informasi.

Dan di tangan para jurnalis muda inilah, masa depan media yang jernih dan berintegritas sedang dirintis di Batam. *r

Baca juga:Sarasehan Jurnalis TV Se-Sumatera di Batam: Perkuat Etika, Rajut Silaturahmi dan Angkat Potensi Wisata

Berita Terkait

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026
DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital
Ranperda PSU Perumahan Ditunda, DPRD DPRD Kota Batam Butuh Pembahasan Lebih Matang
Pastikan Arus Mudik Lancar, Wali Kota Batam Amsakar-Li Claudia Tinjau Terminal Domestik Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:17 WIB

Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Sinergi Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BP Batam Gelar Apresiasi Kolaborasi Investasi 2026

Berita Terbaru