HUT ke-3 Santika Batam Pecahkan Rekor MURI Asam Pedas

Jumat, 24 Oktober 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar saat mencicipi asam pedas di HUT Hotel Santika, Jumat (24/10/2025). Foto:istimewa

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar saat mencicipi asam pedas di HUT Hotel Santika, Jumat (24/10/2025). Foto:istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Para koki dan masyarakat memasak bersama dalam ‘Pekan Rasa Melayu’, menyiapkan seribu porsi masakan khas Kepulauan Riau.

Bukan sekadar pesta kuliner, acara ini menjadi simbol persatuan budaya dan kebangkitan ekonomi kreatif di halaman Hotel Santika Batam, Jumat (24/10/2025) siang.

Seribu porsi ikan asam pedas yang dimasak dan disajikan di laman hotel itu akhirnya mencatat sejarah baru. Betapa tidak, Museum Rekor Indonesia (MURI) menobatkan kegiatan tersebut sebagai rekor

“Masak Besar dan Terbanyak Ikan Asam Pedas Khas Kepulauan Riau Menggunakan Cabai Kering.”

Baca juga:Hotel Santika Batam Rayakan Ulang Tahun ke-3, Pecahkan Rekor MURI Masak Ikan Asam Pedas Terbanyak

Acara kolosal ini digagas oleh Hotel Santika Batam bekerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan Dinas Pariwisata Kota Batam.

Selain memperingati HUT ketiga hotel, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi kuliner Melayu yang sarat makna budaya.

Perwakilan MURI kemudian menyerahkan piagam penghargaan kepada panitia ‘Pekan Rasa Melayu’.

Momentum itu disambut tepuk tangan panjang, menandai kebanggaan bersama bahwa cita rasa Melayu kini tercatat dalam sejarah nasional.

General Manager Hotel Santika Batam, Sukardi, mengatakan kegiatan ini menjadi wujud syukur sekaligus bentuk tanggung jawab menjaga warisan rasa.

“Kami ingin memperkenalkan asam pedas sebagai kebanggaan daerah dengan sentuhan baru: penggunaan cabai kering. Ini bukan sekadar resep, tapi bentuk adaptasi budaya,” ujarnya.

Ia berharap ‘Pekan Rasa Melayu’ tak berhenti di perayaan ulang tahun hotel semata, tetapi menjadi magnet wisata kuliner baru bagi Batam.

“Harapan kami, hotel makin ramai dan Batam makin dikenal lewat rasa yang tak terlupakan,” sebut dia.

Baca juga: Hotel Santika Batam Pacu Ekonomi Lewat Sajian Medan–Melayu

Dalam pembukaan itu dihadiri Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad yang langsung memberikan apresiasi kegiatan tersebut.

“Kalau seminggu tak makan asam pedas, rasanya ada yang kurang,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tapi bentuk penghormatan terhadap akar budaya masyarakat Batam.

  • Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Ardhienus. Foto:Zalfirega/matapedia

“Asam pedas adalah identitas Melayu. Ia menyatukan kita dari dapur rumah hingga meja makan bersama,” katanya.

Amsakar menargetkan kunjungan wisata ke Batam tahun depan bisa menembus 1,5 juta orang, dan promosi kuliner disebut sebagai magnet utama.

“Kekuatan budaya dan kuliner ini bisa jadi pintu masuk untuk ekonomi kreatif Batam,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Ardhienus menilai inovasi penggunaan cabai kering dalam masakan ini sebagai langkah cerdas di tengah fluktuasi harga pangan.

“Cabai kering punya masa simpan lebih panjang dan harga lebih stabil,” jelasnya. “Inovasi seperti ini mendukung program GNPIP untuk menjaga inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.”

Sepanjang semester pertama 2025, ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 6,5 persen—tertinggi di Sumatera—dengan inflasi terjaga di kisaran 2,7 persen.

Menurut Ardhienus, stabilitas itu tak lepas dari kreativitas lokal yang mampu menjaga pasokan dan nilai tambah pangan.

Baca juga: AJI Batam dan BI Kepri Dorong Jurnalis Muda Tulis Isu UMKM, Gaungkan Literasi Ekonomi Lokal

Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

Berita Terkait

Wyndham Panbil Batam Masuk Daftar Hotel Premium Terbaik Batam Versi Trip.com
Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Resmi Dibuka, Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara
Wyndham Panbil Batam Hadirkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant sebagai Destinasi Kuliner Baru
MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting
Ruangan Gelap Disulap Jadi Arena Kreativitas, Anak-anak Batam Antusias Racik Slime Neon di Wyndham Panbil
Batam Jadi Magnet Wisata Kepri, Dispar Bidik Belanja Turis USD 280 per Kunjungan
Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Bidik Kuala Lumpur Setelah Kuasai Pasar Singapura
Yusrin Azwan Perkuat Transformasi Hotel Santika Batam, Hadirkan Inovasi dan Pengalaman Menginap yang Lebih Berkesan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:13 WIB

Wyndham Panbil Batam Masuk Daftar Hotel Premium Terbaik Batam Versi Trip.com

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:20 WIB

Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Resmi Dibuka, Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:20 WIB

Wyndham Panbil Batam Hadirkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant sebagai Destinasi Kuliner Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:48 WIB

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

Ruangan Gelap Disulap Jadi Arena Kreativitas, Anak-anak Batam Antusias Racik Slime Neon di Wyndham Panbil

Berita Terbaru