Anggota DPR RI Endipat: Perkuat Koperasi Merah Putih di Kepri, Gandeng Pusat hingga BUMN untuk Percepatan

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR Endipat Wijaya bersama Wakil Gubernur Kepri Nyayang dan Ketua DPRD Kepri saat peresmian koperasi merah putih. Foto:dok/Istimewa

Anggota DPR Endipat Wijaya bersama Wakil Gubernur Kepri Nyayang dan Ketua DPRD Kepri saat peresmian koperasi merah putih. Foto:dok/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM — Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya tancap gas mendorong percepatan tumbuh kembang Koperasi Merah Putih di Kepulauan Riau.

Ia langsung menggandeng pemerintah pusat, BUMN, dan pemangku kepentingan strategis agar koperasi tak berhenti di atas kertas, tetapi bergerak sebagai mesin ekonomi rakyat.

Endipat menegaskan komitmen itu saat meresmikan sekaligus meninjau program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis koperasi di Pulau Sembur. Ia menyebut program tersebut sebagai fondasi penting kemandirian koperasi nelayan sekaligus pengungkit produktivitas ekonomi desa pesisir.

“Koperasi Merah Putih harus hadir sebagai kekuatan ekonomi nyata, bukan sekadar entitas administratif. Percepatan hanya terjadi jika pusat, daerah, BUMN, dan masyarakat bergerak bersama,” ungkap Endipat dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).

Ia menyoroti ketersediaan listrik sebagai kunci pengembangan koperasi desa, khususnya koperasi nelayan. Energi andal memungkinkan koperasi mengelola produksi es dan cold storage, menekan biaya operasional, menjaga kualitas hasil tangkapan, serta meningkatkan nilai tambah produk perikanan.

Baca juga:Ribuan Warga Tumpah Ruah, Pawai Budaya Tegaskan Batam Kota Multikultural di HJB ke-196

Peresmian PLTS koperasi itu turut dihadiri Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratama Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi serta jajaran Direksi LPDB Koperasi.

Dari sisi pemerintah pusat, Kementerian Koperasi menilai PLTS koperasi Pulau Sembur sebagai model percontohan penguatan ekonomi hijau dan kemandirian desa.

Program ini juga menjadi bagian dari amanah Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses listrik dan memperkuat badan hukum koperasi di puluhan ribu desa terpencil hingga 2025.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan kolaborasi dengan Kemenkop diarahkan untuk memperkuat ekonomi desa yang bergantung pada sektor perikanan.

Dengan pasokan listrik mandiri, koperasi desa dapat mengoperasikan cold storage dan produksi es tanpa bergantung pada pihak luar.

Selain Pertamina, Kemenkop juga melibatkan Kementerian ESDM serta Kementerian PUPR guna menghadirkan solusi energi terbarukan yang berkelanjutan.

Pertamina NRE didorong menjadi pionir penyedia energi hijau yang bisa langsung dikelola koperasi desa.

Aspirasi Buruh Disampaikan di Hari Jadi Batam, Wali Kota Buka Dialog, LAM Angkat Suara

Melalui inisiatif Koperasi Merah Putih, Endipat menargetkan masyarakat pesisir dan kepulauan Kepri naik kelas—bukan sekadar penerima program, tetapi pelaku utama ekonomi yang berdaulat, mandiri, dan berkelanjutan.

Baca juga:Ratusan Kader Gerindra Kepri: Tegaskan Soliditas dan Tolak Provokasi

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru