Banjir Setinggi Atap, Warga Binaan Lapas Aceh Tamiang Terpaksa Dilepas Demi Keselamatan

Jumat, 5 Desember 2025 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di wilayah Aceh Temiang, Provinsi Aceh, membuat pihak lapas melepas tambahan demi keselamatan dan sampai saat ini belum diketahui nasib para tahanan tersebut, Jumat (5/12/2025). Matapedia6.com/Istimewa

Kondisi banjir di wilayah Aceh Temiang, Provinsi Aceh, membuat pihak lapas melepas tambahan demi keselamatan dan sampai saat ini belum diketahui nasib para tahanan tersebut, Jumat (5/12/2025). Matapedia6.com/Istimewa

MATAPEDIA6.com, ACEH TAMIANG – Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang memaksa pemerintah mengambil langkah luar biasa.

Tingginya genangan air yang mencapai hingga ke atap bangunan membuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) setempat tidak lagi layak dihuni.

Akibat situasi darurat tersebut, seluruh warga binaan terpaksa dikeluarkan demi menyelamatkan nyawa mereka. Keputusan ini diambil langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.

“Ada satu lapas di Tamiang yang sudah sampai di atap. Terpaksa warga binaan harus dikeluarkan dengan alasan kemanusiaan,” ujar Agus di Jakarta Selatan, Jumat (5/12/2025).

Agus menjelaskan, banjir ekstrem membuat aparat kesulitan melakukan pendataan terhadap warga binaan yang dilepas. Kondisi di lapangan masih belum stabil sehingga pengawasan dan inventarisasi baru bisa dilakukan setelah situasi membaik.

Baca juga: Jembatan Lama Aek Puli Ditutup Total Akibat Longsor, Warga Khawatiran Banjir Susulan

“Mudah-mudahan setelah banjir reda kami bisa melakukan inventarisasi kembali. Namun yang utama adalah keselamatan mereka dulu,” tambahnya.

Tidak hanya Aceh Tamiang, banjir besar juga memengaruhi sejumlah lapas lain di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat. Untuk lapas yang masih memungkinkan, warga binaan dipindahkan sementara ke lapas dan rumah tahanan (rutan) terdekat.

Ditjen Pemasyarakatan dan Imigrasi telah dikerahkan ke daerah terdampak untuk melakukan pendataan kondisi pegawai maupun warga binaan.

Pelepasan warga binaan merupakan langkah yang jarang dan berat. Namun, menurut Agus, situasi ekstrem mengharuskan pemerintah mengutamakan keselamatan.

“Kalau tidak dilepas dan banjir sudah mencapai atap, justru kami yang disalahkan. Ini murni alasan kemanusiaan,” tegasnya.

Baca juga: Galang Donasi, PWI Kepri–PWI Batam Gandeng Rumahitam Gelar Malam Sastra Sumatera Luka

Hingga kini, pemerintah terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemda setempat untuk memastikan penanganan pascabanjir berjalan aman dan terkontrol.

Penulis: Luci |Editor: Meizon

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru