Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK Gelar Program Sakinah. Foto:Istimewa

OJK Gelar Program Sakinah. Foto:Istimewa

68 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, JAKARTA— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan santri melalui program Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH).

Program ini mendorong generasi muda pesantren agar mampu mengelola keuangan secara sehat, inklusif, dan sesuai prinsip syariah, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun ekosistem ekonomi syariah. Ia menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan SAKINAH yang digelar OJK bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Ismail menilai santri memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang kuat terhadap produk dan layanan keuangan syariah akan memperluas penggunaan sistem keuangan yang selaras dengan prinsip Islam.

“Santri memiliki peran penting sebagai agen perubahan di masyarakat, termasuk dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran penggunaan produk serta layanan keuangan syariah,” ujar Ismail.

Baca juga:Urai Kemacetan di Fly Over Sei Ladi, BP Batam Gelontorkan Rp137 Miliar untuk Pelebaran Jalan

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Jumlah penduduk muslim yang besar serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal menjadi modal utama untuk memperkuat sektor ini.

Karena itu, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi kunci agar masyarakat mampu memahami, memanfaatkan, dan memperoleh manfaat optimal dari berbagai produk keuangan syariah.

Ismail berharap bekal ilmu di pesantren, termasuk pemahaman keuangan syariah, dapat mendorong santri berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat.

Ketua Bidang Ekonomi PBNU KH Fahmi Akbar Idries menegaskan santri tidak hanya berperan sebagai pemuka agama, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi umat. Ia mendorong santri berani membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja.

“Santri harus berani berperan aktif dalam membangun ekonomi umat. Literasi keuangan yang baik membantu santri memahami cara mengelola usaha dan memanfaatkan peluang ekonomi secara bijak,” kata Fahmi.

Kegiatan SAKINAH di Pesantren Darunnajah menghadirkan sejumlah sesi edukasi, mulai dari pengenalan keuangan syariah, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, hingga pembekalan kewirausahaan santri. Peserta juga mengikuti diskusi interaktif bersama praktisi industri jasa keuangan syariah.

Pada kesempatan itu, OJK juga membuka akses keuangan syariah bagi santri secara simbolis serta meluncurkan Modul Pengajaran Kewirausahaan dan Literasi Keuangan Syariah.

Modul ini disiapkan sebagai bahan pembelajaran berkelanjutan di lingkungan pesantren dan jaringan sekolah di bawah lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama.

Ratusan santri, asatidz, wali santri, dan pengurus pesantren mengikuti kegiatan ini secara langsung. Turut hadir Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Kerukunan Beragama Gus Ulun Nuha serta CEO Pesantren Development Rozi Ahmad.

Melalui program SAKINAH, OJK menegaskan komitmennya memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah melalui edukasi yang menjangkau berbagai komunitas, termasuk pesantren. Upaya ini diharapkan memperkuat peran pesantren sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca juga:Stok LPG 3 Kg Aman Hingga Idulfitri, Disperindag Batam Minta Warga Tidak Panik Buying

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya
OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK
BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten
TelkomGroup Raih Tiga Penghargaan Konektivitas Digital 2026, Perkuat Jaringan hingga Wilayah 3T
MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, OJK Perkuat Transparansi dan Akses Investor Global
Dari Kesetaraan ke Dampak, Telkom Dorong Perempuan di Garis Depan Kepemimpinan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:24 WIB

TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital

Selasa, 28 April 2026 - 17:10 WIB

Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya

Senin, 27 April 2026 - 17:09 WIB

OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi dan Kewajiban Pelaporan SLIK

Kamis, 23 April 2026 - 12:16 WIB

BEI Buka Data Pemilik Saham Besar, Investor Kini Bisa Lacak Kepemilikan Emiten

Berita Terbaru