Bank Indonesia Lepas 3 Pejabat yang Ditunjuk Jadi Komisaris Bank BUMN

Jumat, 28 Maret 2025 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bank Indonesia. Foto:Dok/BI

Kantor Bank Indonesia. Foto:Dok/BI

MATAPEDIA6.com, JAKARTA- Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk memberhentikan (melepas) tiga pejabat setingkat Asisten Gubernur yang baru saja ditunjuk menjadi anggota Dewan Komisaris pada beberapa Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Keputusan pemberhentian ini berlaku efektif setelah Rapat Dewan Gubernur BI pada Kamis, 27 Maret 2025.

Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif, mengatakan bahwa penunjukan ketiga pejabat tersebut sebagai Komisaris Bank BUMN dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025.

“Sebagai konsekuensi dari penunjukan tersebut, BI menyatakan bahwa ketiga pejabat ini harus mengundurkan diri dari jabatannya di Bank Indonesia untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, dan keputusan pemberhentian tersebut berlaku sejak tanggal keputusan RUPST masing-masing bank,” ujarnya dalam keterangan resmi diterima, Jumat (28/3/2025).

Pejabat BI yang diberhentikan yakni Edi Susianto, asisten Gubernur dan Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada 24 Maret 2025.

Serta Donny Hutabarat Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, ditunjuk sebagai Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada 26 Maret 2025; dan Ida Nuryanti, Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Sumber Daya Manusia BI, ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada 26 Maret 2025.

Jabatan Asisten Gubernur di Bank Indonesia merupakan jabatan karier tertinggi yang diperoleh melalui seleksi ketat, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.

“Ketiga pejabat tersebut selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi, profesionalisme, serta integritas yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas mereka di Bank Indonesia,” ungkap dia.

Ia menambahkan, dengan latar belakang yang solid, Bank Indonesia yakin ketiganya akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja perbankan dan mendukung kemajuan perekonomian nasional, khususnya melalui peran mereka di Bank BUMN.

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Dari Expo ke Transaksi, BI Kepri Perluas Pasar UMKM Lewat Gebyar Melayu Pesisir 2026
Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM
Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam
Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional
STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
BP Batam Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi ke Perusahaan Jepang
OJK Dorong Pekerja Informal Mulai Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:47 WIB

Padi Reborn Tampil di GMP 2026, BI Kepri Bidik Perputaran Ekonomi UMKM

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Dari Sampah, Energi hingga Kain Tradisional: Menelusuri Jejak Program Pemberdayaan Pertamina di Batam

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Bukan Cuma Industri, Batam Kini Bidik Investasi Kesehatan Berstandar Internasional

Jumat, 11 September 2026 - 16:33 WIB

STANIA Gandeng Asahi Solder, Timah Indonesia Dibidik Naik Kelas ke Industri Elektronik

Selasa, 8 September 2026 - 05:31 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center

Berita Terbaru