BI Kepri Buka KURMA 2026 di One Batam Mall, Target Transaksi UMKM Rp 2,5 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramadan Fair (KURMA) 2026 di One Batam Mall resmi dibuka Wakil Gubernur Kepri dan Kepala Bank Indonesia Kepri, Rabu (4/3/2026). Foto:Rega/matapedia

Ramadan Fair (KURMA) 2026 di One Batam Mall resmi dibuka Wakil Gubernur Kepri dan Kepala Bank Indonesia Kepri, Rabu (4/3/2026). Foto:Rega/matapedia

MATAPEDIA6.com, BATAM – Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau tancap gas menggerakkan ekonomi syariah lewat pembukaan Ramadan Fair (KURMA) 2026 di One Batam Mall, Rabu (4/3/2026). Kepala Perwakilan BI Kepri Rony Widijarto bersama Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura memimpin langsung kick off agenda tahunan tersebut.

KURMA 2026 berlangsung 2–8 Maret di dua kota: Batam dan Tanjungpinang. Di Batam, kegiatan terpusat di One Batam Mall. Di Tanjungpinang, rangkaian acara bergulir di Kawasan Gurindam 12.

BI menggandeng Pemerintah Provinsi Kepri dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) untuk memperluas dampak ke pelaku usaha.

Rony menegaskan, KURMA bukan sekadar bazaar Ramadan. BI merancangnya sebagai platform integrasi UMKM, literasi ekonomi syariah, digitalisasi pembayaran QRIS, hingga business matching pembiayaan.

Baca juga:Satgas PASTI OJK Kepri Sasar Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

“Kami dorong UMKM naik kelas, terkoneksi pembiayaan, dan masuk ekosistem digital,” katanya.

Selama sepekan, KURMA menghadirkan UMKM Expo, bazaar, business matching, fashion show modest wear, tausiyah, seminar, kompetisi, pasar murah, hingga hiburan rakyat.

Agenda ini juga menjadi bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera yang bermuara pada Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

BI mematok target lebih tinggi dari tahun lalu. Pada 2025, KURMA mencatat transaksi penjualan UMKM Rp2,33 miliar dan realisasi pembiayaan Rp2,19 miliar.

Tahun ini, BI membidik penjualan Rp2,5 miliar atau tumbuh 7,3 persen. Nilai business matching ditargetkan Rp2,25 miliar.

Tak hanya itu, BI mengejar 40 ribu transaksi QRIS dengan nominal Rp1,8 miliar selama kegiatan. Saat ini, pengguna QRIS di Kepri telah menembus sekitar 1,2 juta atau 73 persen dari target, dengan volume transaksi mencapai lebih dari 100 juta kali dan nominal sekitar Rp5,5 triliun.

BI ingin memastikan pasar tradisional, rumah ibadah, hingga sentra UMKM makin akrab dengan pembayaran digital.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyebut KURMA sebagai pengungkit pertumbuhan, meski ia mengakui ekonomi triwulan pertama belum melesat signifikan.

“Kami dorong momentum Ramadan ini memberi kontribusi nyata pada indikator pertumbuhan,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan industri halal, pembiayaan perbankan syariah, serta layanan keuangan digital akan menopang stabilitas ekonomi Kepri 2026.

Sinergi BI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus memperluas akses UMKM ke pasar dan pembiayaan.

KURMA kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan. BI Kepri ingin menjadikannya lokomotif ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan relevan dengan denyut industri Kepri—mulai dari manufaktur, galangan kapal, hingga sektor logistik yang menyerap produk dan jasa UMKM lokal.

Baca juga:Dentum Budaya Cap Go Meh 2026, Li Claudia Serukan Aksi Nyata Jaga Alam Batam

Penulis:Zalfirega|Editor:Trio

Berita Terkait

BI Kepri Buka Layanan Tukar Uang 9–10 Maret di One Batam Mall, Daftar via Aplikasi Pintar Maksimal Rp5,3 Juta
OJK Kepri Sebut Kredit Melonjak, Literasi Syariah Meluas di Ramadan
KURMA 2026 Dorong UMKM Kepri dan Perkuat Ekonomi Syariah di Ramadan 1447 H
Bidik Lonjakan PMA, BP Batam Perkuat Kantor Perwakilan di Singapura
Mudik Nyaman, Ramadan Aman: Indosat Siagakan 1.096 Titik dan Satspam+ Anti-Scam
Feriadi Soeprapto Sabet Indonesia Best CEO 2025, Tegaskan Kepemimpinan Adaptif JNE
Swasembada Energi di Era Presiden Prabowo: Ekonom Sebut PT Ormat Geothermal Indonesia Punya Dampak Ekonomi Besar
Impor Energi dari AS Dinilai Langkah Politik-Ekonomi, Pakar: Jaga Pasokan Sekaligus Perkuat Posisi Tawar

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:33 WIB

BI Kepri Buka KURMA 2026 di One Batam Mall, Target Transaksi UMKM Rp 2,5 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:26 WIB

BI Kepri Buka Layanan Tukar Uang 9–10 Maret di One Batam Mall, Daftar via Aplikasi Pintar Maksimal Rp5,3 Juta

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:04 WIB

OJK Kepri Sebut Kredit Melonjak, Literasi Syariah Meluas di Ramadan

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:27 WIB

KURMA 2026 Dorong UMKM Kepri dan Perkuat Ekonomi Syariah di Ramadan 1447 H

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:36 WIB

Bidik Lonjakan PMA, BP Batam Perkuat Kantor Perwakilan di Singapura

Berita Terbaru