MATAPEDIA6.com, BATAM — Jelang Lebaran 2026, Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau langsung tancap gas. Pada 9–10 Maret, BI Kepri membuka layanan penukaran uang di One Batam Mall dengan sistem digital melalui aplikasi Pintar.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Rony Widijarto, menegaskan kebutuhan uang pecahan kecil meningkat signifikan saat Ramadan hingga Idulfitri. Lonjakan konsumsi dan tradisi berbagi mendorong peredaran uang tunai di masyarakat.
“Selain konsumsi naik, budaya berbagi dan sedekah juga meningkat. Itu sebabnya kebutuhan uang pecahan kecil ikut melonjak,” ujar Rony dalam Bincang Bareng Media, Selasa (3/3/2026).
Baca juga:Video : Cap Go Meh 2026, Barongsai dan Naga Hibur Anak Panti Asuhan di Klenteng Jin Shan Tang
BI Kepri menggandeng 15 perbankan di wilayah Kepulauan Riau untuk memperkuat distribusi uang. Masyarakat wajib mendaftar lebih dulu melalui aplikasi Pintar https://pintar.bi.go.id/ sebelum datang ke lokasi. Sistem ini memungkinkan warga memilih tanggal dan tempat penukaran agar lebih tertib dan terjadwal.

Pada layanan 9–10 Maret di One Batam Mall, setiap orang dapat menukar uang maksimal Rp5,3 juta. Pembatasan ini bertujuan agar distribusi merata dan menjangkau lebih banyak warga.
Rony memastikan stok uang dalam kondisi aman. BI telah menghitung kebutuhan berdasarkan tren pertumbuhan ekonomi Kepri yang tetap kuat serta potensi lonjakan transaksi saat libur panjang.
“Kami pastikan jumlah uang mengikuti kebutuhan masyarakat. Bank-bank juga sudah menyiapkan likuiditas. Jangan sampai ada kekosongan saat momentum libur panjang,” tegasnya.
BI Kepri mengingatkan, penukaran uang pecahan kecil ini diprioritaskan untuk kebutuhan berbagi dan sedekah. Dengan kolaborasi 15 bank dan sistem digital Pintar, BI optimistis distribusi uang tunai di Kepri berjalan lancar, tepat sasaran, dan mendukung perputaran ekonomi selama Ramadan hingga Lebaran.
Baca juga:OJK Kepri Sebut Kredit Melonjak, Literasi Syariah Meluas di Ramadan
Editor:Zalfirega



















