BP Batam Apresiasi Kongres 1 GEKRAFS 2025, Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif

Minggu, 20 Juli 2025 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengusahaan (BP) Batam mengapresiasi suksesnya gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025. Foto:Humas BP

Badan Pengusahaan (BP) Batam mengapresiasi suksesnya gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025. Foto:Humas BP

MATAPEDIA6.com, BATAM— Badan Pengusahaan (BP) Batam mengapresiasi suksesnya gelaran Kongres 1 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) 2025 yang berlangsung di The Dome at Senayan Park, Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

Dalam acara ini, Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, hadir mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

Kongres ini sekaligus menetapkan kembali Kawendra Lukistian sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS untuk masa jabatan empat tahun ke depan. Seusai acara, Alexander menyampaikan ucapan selamat serta harapan atas kepemimpinan Kawendra yang baru.

“Kami mengapresiasi kelancaran dan kesuksesan Kongres 1 GEKRAFS 2025. Selamat kepada Bapak Kawendra atas kepercayaan yang kembali diberikan sebagai Ketua Umum DPP GEKRAFS,” ujar Alexander.

Ia berharap kepemimpinan Kawendra mampu mendorong kemajuan ekonomi kreatif nasional, termasuk memberikan dampak signifikan bagi pengembangan sektor kreatif di Batam.

“Semoga di bawah tangan dingin beliau, GEKRAFS terus membawa gebrakan positif bagi pelaku ekonomi kreatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Batam,” tambahnya.

Alexander menyoroti potensi besar Batam di sektor ekonomi kreatif, khususnya yang berkaitan erat dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, hingga akhir 2024, Batam memiliki 75.575 unit UMKM—sebagian besar bergerak di sektor kuliner—yang mampu menyerap hingga 156.997 tenaga kerja.

“Angka ini menunjukkan betapa besarnya peluang Batam dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Dengan kolaborasi yang erat antara pelaku usaha dan pemerintah, potensi ini bisa dioptimalkan,” jelas Alexander.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha skala besar dan UMKM dengan BP Batam maupun Pemerintah Kota Batam. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menciptakan proses bisnis berorientasi ekspor dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Di tengah tantangan global, Batam harus memperkuat kerja sama antarpemangku kepentingan demi membangun ekosistem usaha yang kompetitif dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Dalam agenda tersebut, Alexander didampingi Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, serta sejumlah pejabat eselon III dan IV BP Batam.**

Berita Terkait

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara
Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH
Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam
Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka
Dari Karo SDM hingga Kapolres, 6 Jabatan di Polda Kepri Berganti
Ketua Umum PK NTT Sebut Bentrok Setokok Bukan Konflik Suku, Minta Warga Tak Terprovokasi
Polisi Usut Bentrokan Konflik Lahan di Batam, 6 Orang Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

Polisi Musnahkan Sabu, Ganja, Ekstasi dan Liquid Etomidate, 15 Tersangka Terjerat 14 Perkara

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Hampir Setahun Air Tak Mengalir, Warga Kampung Tua Dapur 12 Datangi Kantor ABH

Rabu, 16 September 2026 - 22:11 WIB

Lokakarya Fesmed Selat Malaka Bahas Modus dan Eksploitasi dalam TPPO di Batam

Rabu, 16 September 2026 - 21:57 WIB

Ribuan Pekerja PT Ghim Li Indonesia Hadapi Ketidakpastian, Pemko Batam Turun Tangan

Rabu, 16 September 2026 - 10:26 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrokan Setokok, 2 Orang Tewas dan 7 Luka

Berita Terbaru