MATAPEDIA6.com, BATAM – BP Batam membuka ruang kolaborasi dengan Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan lanjut usia. Sinergi itu diarahkan agar para lansia di Batam tetap aktif, sehat, produktif, bahagia, dan sejahtera.
Komitmen tersebut mengemuka saat Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menerima kunjungan pengurus BP Lansia Indonesia Wilayah Batam di BP Batam, Rabu (1/7/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian.
Selain bersilaturahmi, kedua pihak membahas rencana pelantikan kepengurusan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026.
Rombongan organisasi tersebut dipimpin Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu atau Johan.
BP Lansia Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi masyarakat lanjut usia, mayoritas berusia di atas 60 tahun.
Organisasi ini berfokus mendorong lansia tetap aktif, produktif, dan berkarya, sekaligus memperkuat dukungan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan serta bakti sosial.
Baca juga:Pansus DPRD Batam Kebut Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Targetkan Regulasi Lebih Adaptif
Ariastuty mengatakan perhatian terhadap kesejahteraan lansia menjadi tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat yang inklusif. Karena itu, BP Batam menyambut baik kehadiran BP Lansia Indonesia Wilayah Batam sebagai mitra yang dapat memperluas manfaat bagi masyarakat.
“BP Batam mendukung penuh kehadiran organisasi ini. Kami berharap BP Lansia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” ujar Ariastuty.
Menurutnya, perhatian terhadap kelompok lanjut usia juga sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
Ia mencontohkan salah satu kebijakan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Batam berupa pemberian bantuan sosial dalam bentuk insentif bagi lansia. Program tersebut dinilai menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat lanjut usia.
Ariastuty menilai kebijakan itu menunjukkan keberpihakan pemerintah agar para lansia dapat menikmati masa tua dengan lebih nyaman, sehat, dan sejahtera.
Ke depan, BP Batam juga mendorong kerja sama yang lebih luas dengan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam. Organisasi tersebut diharapkan dapat berperan memberikan masukan, memantau pelaksanaan program insentif lansia agar tepat sasaran, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.
Sejumlah program kolaborasi yang disiapkan antara lain senam sehat lansia, pembentukan reporter lansia, hingga program duta lansia sebagai ruang bagi para lanjut usia untuk tetap berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu, mengapresiasi dukungan yang diberikan BP Batam. Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut dan melahirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup para lansia di Kota Batam.
“Sesuai slogan kami, lansia harus sehat, cerdas, berguna, dan bahagia. Terima kasih kepada Ibu Tuty dan BP Batam. Dukungan ini menjadi awal kolaborasi nyata untuk menghadirkan manfaat bagi para lansia di Kota Batam,” kata Johan.
Baca juga:Rp14 Miliar Dibawa ke Lima Pulau Terluar Kepri, BI Jaga Kedaulatan Rupiah
Editor:Miezon










