BP Batam–Kolegium Jantung Teken MoU, RSBP Batam Jadi Pusat Fellowship Kardiologi Intervensi 

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi, Kamis (18/12/2025). Foto:Ist

Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi, Kamis (18/12/2025). Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM— Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi, Kamis (18/12/2025).

Penandatanganan berlangsung di Marketing Centre BP Batam dan sekaligus mengukuhkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pioner pertama di Provinsi Kepulauan Riau menjadi pusat Fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia.

Program Fellowship Kardiologi Intervensi merupakan pelatihan subspesialis bagi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk menguasai prosedur invasif minimal berbasis kateter dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Baca juga: BP Batam Pastikan Kesiapan RSBP Batam Hadapi Lonjakan Layanan Nataru

Program ini menjadi bagian strategis transformasi kesehatan nasional guna mempercepat pemerataan tenaga medis ahli.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait menandatangani MoU bersama Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K).

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, perwakilan Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS Dr. Afdhalun A Hakim Sp.JP (K) Ikatan Dokter Indonesia, Perhimpunan Kardiologi Indonesia, Direktur RSUD Embung Fatimah drg. RR. Sri Wijayanti, akademisi, serta jajaran BP Batam dan Kementerian Kesehatan RI.

Ariastuty menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI dan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah atas pendampingan hingga terwujudnya kerja sama tersebut.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan melalui peningkatan kompetensi SDM, khususnya di bidang kardiologi intervensi,” ujar Ariastuty.

Menurutnya, program fellowship ini berperan penting dalam menyiapkan tenaga medis yang kompeten dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.

RSBP Batam akan menjalankan peran sebagai bagian dari jejaring penyelenggara fellowship secara bertahap dengan tetap mengedepankan mutu dan akuntabilitas.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan menegaskan bahwa program Fellowship Kardiologi Intervensi merupakan target pemerintah untuk pemerataan layanan jantung nasional.

“Data menunjukkan sekitar 650 ribu orang memiliki kelainan jantung dengan angka kematian mencapai 350 ribu. Antrean tindakan sangat panjang. Karena itu, Kemenkes mendorong peningkatan jumlah dokter yang mampu melakukan pemasangan ring agar angka kematian akibat serangan jantung dapat ditekan,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga mendukung pemenuhan tenaga medis di rumah sakit jejaring nasional, peningkatan kompetensi dokter melalui teknologi medis terkini, serta transformasi layanan rujukan agar setiap provinsi memiliki minimal satu rumah sakit yang mampu melakukan intervensi jantung tingkat lanjut.

“RSBP Batam memenuhi seluruh persyaratan dan layak menjadi rumah sakit pionir di Batam. Kerja sama ini menjadi investasi jangka panjang sekaligus bagian dari misi pendidikan dan kemanusiaan,” tegas Renan.

Sementara itu, Dr. Yudhi Pramono, MARS dari Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI menyebutkan saat ini terdapat 18 rumah sakit di Indonesia yang menjadi pusat Fellowship Kardiologi Intervensi.

“Untuk Kepulauan Riau, baru RSBP Batam yang bekerja sama dengan Kolegium. Penambahan center ini akan memperluas cakupan layanan secara nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah ini mendukung target pemerintah agar pada 2027 seluruh 547 kabupaten/kota di Indonesia terlayani dokter spesialis jantung.

Baca juga:Kejari Batam Selamatkan Triliunan Rupiah, Kinerja 2025 Borong Penghargaan

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru