BP Batam Percepat Digitalisasi Layanan Pertanahan, Terapkan LMS Online Terbaru dan Tanda Tangan Elektronik

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam mempercepat digitalisasi layanan pertanahan melalui pemutakhiran LMS Online dan penerapan tanda tangan elektronik. Foto:Dok. Humas BP Batam

BP Batam mempercepat digitalisasi layanan pertanahan melalui pemutakhiran LMS Online dan penerapan tanda tangan elektronik. Foto:Dok. Humas BP Batam

MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat digitalisasi layanan pertanahan dengan memutakhirkan akun Land Management System (LMS) Online sekaligus menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) untuk penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah (PPT).

Melalui Direktorat Pengendalian Pengelolaan Lahan, Pesisir dan Reklamasi, BP Batam menggelar sosialisasi pemutakhiran LMS Online dan implementasi TTE pada Rabu (4/2/2026) di Marketing Data Centre PDSI BP Batam. Kegiatan berlangsung bertahap hingga Jumat (6/2/2026).

Kasubdit Dokumentasi Lahan, Pesisir dan Reklamasi Danang Febrian membuka kegiatan dengan menegaskan komitmen BP Batam memperkuat transformasi digital layanan pertanahan agar lebih cepat, mudah, dan efisien. BP Batam menggandeng penyedia digital trust Privy Indonesia untuk menjamin keamanan serta kecepatan pengurusan dokumen elektronik.

“Menindaklanjuti berbagai masukan terhadap LMS, kami memutakhirkan akun baru yang terintegrasi dengan tanda tangan elektronik,” ujar Danang.

Baca juga:OJK Perkuat Pengawasan Perbankan, Genjot Kontribusi ke Ekonomi Nasional

Ia menambahkan, langkah ini mempercepat proses administrasi, meningkatkan akuntabilitas data, sekaligus memperkuat iklim investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Kasi Pengelolaan Data dan Informasi Lahan, Pesisir dan Reklamasi Tino Chandra Siregar mengungkapkan, inovasi TTE lahir dari tingginya jumlah penerima alokasi yang belum menandatangani PPT pada 2025 sebanyak 1.038 pemohon. Secara keseluruhan, periode 2020–2025 mencatat 1.895 pemohon belum menandatangani dokumen.

“Dengan TTE, pemohon bisa menandatangani dokumen dari mana saja tanpa hadir fisik dan tanpa antre,” jelas Tino.

Penerapan TTE mengacu pada Peraturan Kepala BP Batam Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Pertanahan, Pasal 41 ayat 4. Alurnya meliputi pendaftaran akun dengan mengisi identitas, mengunggah KTP dan swafoto, verifikasi oleh Privy, hingga aktivasi melalui persetujuan otorisasi penandatanganan otomatis.

Direktur Pengendalian Pengelolaan Lahan, Pesisir dan Reklamasi Denny Tondano menegaskan, sosialisasi yang melibatkan notaris, PPAT, pengembang, hingga masyarakat umum bertujuan memperluas pemahaman penggunaan LMS Online dan TTE dalam proses pertanahan di Batam.

“Kami juga menampung masukan peserta karena penerapan TTE dilakukan bertahap sebagai opsi bagi pemohon yang tidak dapat hadir untuk tanda tangan basah,” kata Denny.

Menurutnya, digitalisasi layanan pertanahan selaras dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra untuk memperkuat pelayanan publik yang profesional, transparan, dan responsif sekaligus mendukung iklim investasi yang kondusif dan inklusif.

“Implementasi LMS Online dan tanda tangan elektronik menegaskan komitmen BP Batam menghadirkan layanan publik modern yang cepat dan akuntabel,” pungkasnya.

Baca juga:RDPU DPRD Batam soal Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Izin Manifest hingga Proses Tank Cleaning Disorot

Editor:Miezon

Berita Terkait

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani
Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif
BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:13 WIB

Perizinan Usaha Batam: 1.182 Permohonan Masuk, 423 Telah Ditangani

Selasa, 22 September 2026 - 10:17 WIB

Waduk Nongsa Susut, BP Batam Atur Produksi Air dan Siapkan Pasokan Alternatif

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Berita Terbaru