BP Batam–PT ABH Genjot Suplai Air 850 Liter/Dtk, 18 Wilayah Tekanan Rendah Jadi Prioritas

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam bersama dengan Moya. Foto:Istimewa

BP Batam bersama dengan Moya. Foto:Istimewa

70 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM — BP Batam bersama PT ABH mempercepat penanganan stress area yakni kawasan yang mengalami gangguan tekanan air.

Melalui rapat koordinasi, Senin (9/3/2026), kedua pihak memutuskan sejumlah langkah teknis untuk memperkuat suplai air bersih ke masyarakat.

Salah satu langkah utama ialah meningkatkan kapasitas suplai air hingga 850 liter per detik. Penambahan ini akan menaikkan total kapasitas distribusi dari 4.429 liter per detik menjadi 4.710 liter per detik.

Dengan kapasitas tersebut, operator juga dapat melakukan switching atau pengalihan suplai ke wilayah yang selama ini mengalami tekanan air rendah.

Direktur Badan Usaha SPAM dan Fasling BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan langkah ini mengikuti arahan pimpinan BP Batam agar penanganan persoalan air dilakukan bertahap namun terukur.

“Kami memastikan penanganan berjalan bertahap dan terukur sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin stabil,” ujar Iyus.

Baca juga:Vonis Kasus Narkotika 1,9 Ton Berbeda-beda, Ini Penjelasan PN Batam

Selain menambah kapasitas suplai, BP Batam juga memperkuat jaringan distribusi pipa DK12. Jalur ini menyuplai beberapa kawasan yang selama ini sering mengalami tekanan air rendah, seperti Tanjung Sengkuang, Bengkong, dan Batu Merah.

Perkuatan jaringan tersebut akan membuat aliran dari pipa induk lebih stabil dan mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak.

Iyus menegaskan, keluhan warga menjadi perhatian utama BP Batam. Saat ini, pihaknya fokus menuntaskan 18 titik stress area di berbagai kawasan Batam.

“Keluhan masyarakat menjadi perhatian serius. Kami terus berupaya agar persoalan pada 18 titik stress area bisa segera terselesaikan,” tegasnya.

Dalam rapat koordinasi itu, BP Batam dan PT ABH juga membahas penerapan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) untuk memperkuat pengelolaan distribusi air.

Teknologi ini memungkinkan operator memantau tekanan air secara digital dan real time, mendeteksi gangguan distribusi lebih cepat, serta mengambil langkah penanganan secara lebih efektif.

Dengan SCADA, pengelolaan distribusi air di Batam ditargetkan menjadi lebih modern, responsif, dan efisien.

Saat ini BP Batam juga menunggu rampungnya proyek pengembangan jaringan air ruas Sukajadi–M3G hingga Bukit Senyum. Selama pengerjaan berlangsung, BP Batam menyiapkan langkah antisipatif agar suplai air ke masyarakat tetap terjaga.

“Kami sudah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar selama pengerjaan proyek tidak mengganggu suplai air ke masyarakat,” pungkas Iyus. **

Baca juga:Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Editor:DN

Berita Terkait

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air
Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota
Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia
Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang
Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Rp2,09 Triliun Berasal dari Pajak
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen, BP Batam Bidik Manufaktur hingga Data Center
Ribuan Warga Padati Belakang Padang Bershalawat, Amsakar: Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:53 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik CBD Batam Center untuk Percepat Aliran Air

Selasa, 15 September 2026 - 18:01 WIB

Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun, BP Batam Bidik Wajah Baru Kawasan Jadi Daya Tarik Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:38 WIB

Video:Hang Nadim Tak Lagi Sekadar Pintu Masuk Batam, BP Batam Dorong Jadi Hub Penerbangan dan Investasi Kelas Dunia

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

Video: PLN Batam Kembangkan Budidaya Ikan Nila dan Bank Sampah untuk Warga Tanjung Uncang

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Ini Rute Alternatifnya

Berita Terbaru