BP Batam Siapkan Rp2,44 Triliun untuk Percepat Investasi dan Infrastruktur pada 2027

Selasa, 1 September 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Wali Kota LI Claudia. Foto:Istimewa

Kepala BP Batam Amsakar dan Wakil Wali Kota LI Claudia. Foto:Istimewa

61 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com, BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyiapkan anggaran Rp2,44 triliun untuk menjalankan program pembangunan dan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam sepanjang 2027.

Rencana itu dipaparkan Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (31/8/2026).

BP Batam membawa tema “Percepatan Pertumbuhan Investasi melalui Pengembangan Kawasan yang Inklusif dan Infrastruktur Modern” dalam pembahasan tersebut.

Arah anggaran itu menunjukkan fokus BP Batam pada penguatan daya saing kawasan sekaligus mempercepat pembangunan yang mendukung aktivitas investasi.

Amsakar mengatakan pagu anggaran BP Batam pada 2027 tetap sebesar Rp2,44 triliun, sama dengan pagu indikatif yang telah ditetapkan sebelumnya.

Namun, BP Batam melakukan rekomposisi anggaran sebesar Rp131,26 miliar untuk mendukung sejumlah kegiatan baru dan pembangunan infrastruktur penunjang investasi.

“Pagu anggaran BP Batam Tahun 2027 sama dengan pagu indikatif, yaitu sebesar Rp2,44 triliun,” kata Amsakar dalam RDP yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra.

Baca juga:Arlon Veristo Kenang Mas Bro: Sosok Humble yang Dekat dengan Masyarakat

BP Batam akan membagi anggaran tersebut ke dalam dua program utama, yakni Program Dukungan Manajemen dan Program Pengembangan Kawasan Strategis.

Program kedua menjadi bagian penting dari upaya BP Batam memperkuat infrastruktur dan kawasan yang berkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi serta investasi.

Di sisi penerimaan, BP Batam juga memasang target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp2,44 triliun pada 2027. Penerimaan itu ditargetkan berasal dari unit-unit produsen dan badan usaha di lingkungan BP Batam.

Tiga sektor menjadi kontributor utama PNBP tersebut, yakni Direktorat Pengelolaan Pertanahan, Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Pengelolaan Limbah, serta Direktorat Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

Besarnya target PNBP sekaligus menunjukkan peran sejumlah lini usaha BP Batam dalam menopang penerimaan negara. Karena itu, pengelolaan pertanahan, layanan air dan limbah, serta kepelabuhanan akan menjadi bagian penting dalam menopang operasional dan pengembangan kawasan Batam.

Amsakar meminta dukungan Komisi VI DPR RI agar program yang telah disusun dapat berjalan optimal dan memberi dampak bagi kawasan, masyarakat, hingga perekonomian nasional.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dan arahan dari Pimpinan dan seluruh Anggota Komisi VI agar pelaksanaan program Tahun 2027 dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Komisi VI DPR RI kemudian menerima penjelasan BP Batam mengenai pagu anggaran 2027 sebesar Rp2,44 triliun. Andre Rosiade mengapresiasi penyusunan anggaran tersebut dan meminta BP Batam mengoptimalkannya pada tahun mendatang.

“Terima kasih kepada Kepala BP Batam, Wakil Kepala BP Batam, beserta jajaran yang telah menyusun anggaran ini dengan baik agar dapat dioptimalkan pada tahun 2027 mendatang,” kata Andre.

 

Baca juga:Priyuda Adhytia Mukhtar Resmi Jabat Kasipidum Kejari Batam

Editor:Zalfirega

 

Berita Terkait

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI di Indonesia, Tekankan Infrastruktur dan Kolaborasi
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Bidik 20 Pelanggan di Batam
Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data
Inflasi Kepri Turun Jadi 3,49 Persen pada September 2026
PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center
RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo, Lebih dari 90 Persen Aset Jaringan Dialihkan ke InfraNexia
BP Batam Kenalkan Kesiapan Ekosistem Data Centre di Tech Week Singapore
UNCTAD Catat Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI di Indonesia, Tekankan Infrastruktur dan Kolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:28 WIB

26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Bidik 20 Pelanggan di Batam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Pembiayaan UMKM Capai Rp1.949 Triliun, OJK Dorong Ekosistem Kredit Berbasis Data

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Inflasi Kepri Turun Jadi 3,49 Persen pada September 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:03 WIB

PLN Batam Siapkan Listrik Andal untuk Dorong Industri Data Center

Berita Terbaru