BP Batam Tampung Aspirasi Pelaku Industri di Batam, Siap Ambil Langkah Strategis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam. Foto:ist

BP Batam. Foto:ist

MATAPEDIA6.com,BATAM-Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk menjaga iklim investasi di Kota Batam. BP Batam berupaya menjadikan Batam sebagai lokomotif utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

BP Batam langsung menindaklanjuti aspirasi para pelaku usaha di Batam, salah satunya terkait kenaikan harga gas alam cair (LNG) yang kini mencapai lebih dari USD 16 per MMBTU.

Para pelaku usaha menyampaikan keluhan tersebut saat Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengunjungi sejumlah kawasan industri beberapa waktu lalu.

Mereka menilai kenaikan harga LNG semakin membebani struktur biaya energi pabrik dan mengancam daya saing industri jika tidak segera ditangani.

Menanggapi hal itu, BP Batam segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga daya saing industri di Batam.

“Kami melihat ini sebagai persoalan serius yang langsung memengaruhi keberlanjutan industri nasional. BP Batam akan bergerak cepat untuk mencari solusi yang terukur dan inklusif,” ujar Fary dalam pernyataan resminya, Sabtu (31/5/2025).

Fary menambahkan, BP Batam akan segera berkoordinasi dengan asosiasi industri seperti KADIN, Apindo, dan HKI. Selain itu, BP Batam juga akan membuka jalur diskusi dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian guna mendorong kebijakan harga gas khusus untuk Batam.

BP Batam juga akan memfasilitasi negosiasi antara pelaku industri dengan PGN dan PLN agar sektor padat karya dan ekspor mendapatkan relaksasi atau subsidi harga LNG.

Tak hanya itu, BP Batam akan mendorong percepatan pembangunan terminal mini regasifikasi LNG serta membuka peluang investasi pembangunan jaringan pipa gas dari Natuna ke Batam.

Dalam jangka panjang, BP Batam akan mengarahkan Batam menjadi bagian dari peta besar ketahanan energi nasional sekaligus mengembangkan kawasan industri hijau berbasis energi terbarukan.

“Kota Batam merupakan simpul strategis industri nasional. Kami tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut dan akan segera menyelesaikannya,” tegas Fary.

Sebagai informasi, Batam merupakan salah satu kawasan industri utama di Indonesia. Ribuan perusahaan manufaktur dan ekspor beroperasi di Batam dan berkontribusi besar terhadap neraca perdagangan nasional.

Letaknya yang strategis di Selat Malaka menjadikan Batam sebagai salah satu pintu ekspor utama Indonesia ke pasar Asia dan global, dengan akses logistik langsung ke Singapura, Malaysia, dan Tiongkok. (*)

Berita Terkait

Literasi Keuangan Natuna Naik, OJK Dorong Masyarakat Makin Cerdas Akses Produk Keuangan
OJK Kepri Perluas Akses Pembiayaan UMKM Keluarga di Batam
HUT ke-81 RI, OJK Kepri Dorong Kredit Perbankan Perkuat Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat
OJK Kepri Dorong Digitalisasi Perbankan Syariah untuk Perluas Akses Masyarakat
Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas
Harga Pertamax di Kepri Turun Mulai 1 Agustus, Ini Daftar Tarif Terbaru di Batam dan FTZ
Harga Bright Gas Turun di Kepri dan Regional Sumbagut, Berlaku Sejak 14 Juli 2026
33 Peserta Batam Lolos Final MTQ Kepri 2026, Siap Bersaing di Berbagai Cabang Musabaqah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:31 WIB

Literasi Keuangan Natuna Naik, OJK Dorong Masyarakat Makin Cerdas Akses Produk Keuangan

Jumat, 4 September 2026 - 17:32 WIB

OJK Kepri Perluas Akses Pembiayaan UMKM Keluarga di Batam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:26 WIB

HUT ke-81 RI, OJK Kepri Dorong Kredit Perbankan Perkuat Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:59 WIB

OJK Kepri Dorong Digitalisasi Perbankan Syariah untuk Perluas Akses Masyarakat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas

Berita Terbaru