Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya saat menerima audensi

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya saat menerima audensi

62 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com,BATAM – Industri Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/S) di Kepulauan Riau mempercepat penyaluran kredit hingga Juni 2026.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mencatat kredit BPR/S mencapai Rp11,1 triliun, tumbuh 10,74 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut jauh di atas pertumbuhan kredit BPR secara nasional yang mencapai 3,83 persen.

Di saat ekspansi pembiayaan menguat, kualitas kredit BPR/S Kepri juga relatif terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) sebesar 5,19 persen.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan peran BPR/S dalam menopang pembiayaan masyarakat dan perekonomian daerah.

“Pertumbuhan BPR/S di Kepulauan Riau yang berada di atas nasional menunjukkan peran penting industri dalam mendukung pembiayaan masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Sinar saat menerima audiensi Ketua DPD Perbarindo Kepri Danny Tantalus beserta jajaran pengurus di Batam dilansir dari keterangannya, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, ekspansi kredit perlu berjalan seimbang dengan penguatan permodalan, efisiensi, pengelolaan risiko, dan perlindungan konsumen.

Data OJK menunjukkan total aset BPR/S di Kepri juga tumbuh 9,67 persen menjadi Rp13,9 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 5,86 persen menjadi Rp10,9 triliun.

Baca juga:Investor Pasar Modal Tembus 30,27 Juta, OJK Perkuat Integritas dan Luncurkan ETF Emas

Pertumbuhan DPK BPR/S Kepri tersebut juga melampaui pertumbuhan DPK BPR secara nasional yang tercatat 2,78 persen.

Namun, ekspansi kredit yang lebih cepat daripada pertumbuhan dana pihak ketiga membuat OJK memberi perhatian pada aspek likuiditas.

Loan to Deposit Ratio (LDR) BPR/S Kepri meningkat dari 97,47 persen pada Juni 2025 menjadi 101,52 persen pada Juni 2026.

Kenaikan LDR menunjukkan fungsi intermediasi BPR/S semakin kuat.

Di sisi lain, OJK meminta industri tetap memperhitungkan kecukupan likuiditas dan risiko ketika memperluas penyaluran kredit.

“Momentum ini perlu dijaga melalui penguatan intermediasi yang prudent, pemenuhan permodalan, peningkatan efisiensi, dan penguatan perlindungan konsumen,” ujar Sinar.

Selain likuiditas, OJK mendorong BPR/S Kepri memperkuat struktur permodalan untuk menghadapi persaingan industri keuangan yang semakin ketat.

Dorongan tersebut mengacu pada POJK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Pemenuhan Modal Inti Minimum Bank Perekonomian Rakyat.

Aturan itu menetapkan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling rendah 12 persen dan modal inti minimum paling sedikit Rp6 miliar.

Hingga Juni 2026, sebanyak 44 BPR/S di Kepri telah memenuhi ketentuan permodalan dan rasio KPMM tersebut.

OJK juga mendorong konsolidasi BPR/S yang memiliki Pemegang Saham Pengendali (PSP) yang sama di wilayah kepulauan utama.

Saat ini, lima grup BPR/S masih dalam proses menyelesaikan konsolidasi.

OJK menegaskan proses tersebut bukan karena persoalan kesehatan bank. Konsolidasi diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing, sekaligus mendukung penerapan kebijakan kepemilikan tunggal atau Single Presence Policy.

Di tengah ekspansi bisnis, OJK juga menyoroti kualitas layanan dan perlindungan konsumen. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, OJK mencatat 16 pengaduan nasabah terkait BPR di Kepulauan Riau.

OJK meminta BPR/S memperkuat mekanisme penyelesaian pengaduan internal agar keluhan nasabah dapat ditangani secara cepat, adil, transparan, dan sesuai ketentuan.

OJK juga mengajak BPR/S memperluas literasi dan inklusi keuangan, terutama bagi pelajar dan mahasiswa melalui program Generasi Muda Kepulauan Riau Menabung (Gema Kepri Menabung) sepanjang Agustus 2026.

Melalui program tersebut, BPR/S didorong menyediakan edukasi keuangan sekaligus mempermudah akses pembukaan rekening tabungan bagi generasi muda di Kepulauan Riau.

Dengan pertumbuhan kredit yang berada jauh di atas nasional, OJK melihat industri BPR/S Kepri memiliki ruang besar untuk memperkuat perannya dalam pembiayaan ekonomi daerah.

Namun, ekspansi tersebut harus berjalan beriringan dengan pengelolaan likuiditas, permodalan, kualitas aset, efisiensi, dan perlindungan nasabah.

Baca juga:Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum

Editor:Zalfirega 

 

Berita Terkait

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
BEI Resmi Luncurkan 5 ETF Emas Perdana, In Pvestasi Emas Kini Bisa Lewat Bursa
OJK Kepri Bidik 5.000 Rekening Baru Lewat Gema Menabung, Perbankan Perluas Pasar Generasi Muda
Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen, Investasi KEK dan Data Center Jadi Mesin Utama
Kredit Perbankan Kepri Melonjak 38 Persen, OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas dan Genjot Pembiayaan UMKM
Transformasi Telkom Mulai Berbuah, InfraNexia Raup Pendapatan Rp7,7 Triliun di Semester I 2026
Batam Jadi Etalase Teknologi Maritim Dunia, IMOX 2026 Bidik Transaksi Rp326 Miliar
Pemulihan Bisnis Seluler Dongkrak Laba Telkom, Pendapatan Semester I 2026 Tembus Rp75,9 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Kredit BPR/S Kepri Tumbuh 10,74 Persen, OJK Soroti Likuiditas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:49 WIB

OJK Kepri Bidik 5.000 Rekening Baru Lewat Gema Menabung, Perbankan Perluas Pasar Generasi Muda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen, Investasi KEK dan Data Center Jadi Mesin Utama

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Kredit Perbankan Kepri Melonjak 38 Persen, OJK Minta Bank Perkuat Likuiditas dan Genjot Pembiayaan UMKM

Berita Terbaru

Terduga pelaku curanmor ditangkap Buser Polsek Batu Aji. Foto:Dok. Humas Polresta Barelang

Hukum Kriminal

Motor Warga Hilang Dini Hari, Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Hotel

Selasa, 11 Agu 2026 - 18:04 WIB