MATAPEDIA6.com, BATAM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mempercepat adopsi Identitas Kependudukan Digital (IKD) lewat program “Safari Pelayanan”.
Layanan jemput bola ini diarahkan untuk memastikan warga—termasuk orang tua dan pelajar SD hingga SMP—beralih ke identitas digital yang lebih aman, lengkap, dan praktis.
Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, menegaskan IKD bukan sekadar inovasi, tetapi standar baru keamanan data.
“Kita naik kelas dari e-KTP ke IKD. Data lebih terlindungi, lebih lengkap, dan masyarakat tidak lagi repot membawa berkas fisik,” ujarnya pada wartawan, Rabu (10/11/2025).
Baca juga: Pendaftaran Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Ditutup, BKPSDM Batam Terima 20 Berkas
Ia menjelaskan, banyak administrasi sekolah kini menuntut ketepatan data, seperti NIK, KK, dan identitas orang tua. IKD memastikan semua dokumen itu tersimpan dalam satu aplikasi sehingga anak tidak perlu lagi membawa fotokopi KTP atau KK yang rawan tercecer.
“Anak SD atau SMP cukup tunjukkan ponsel orang tua. Semua data ada dan aman,” tegasnya.
Disdukcapil juga menggandeng Komisi I DPRD Batam untuk memperluas sosialisasi di tengah reses.
“Ini kerja jemput bola. Kami dorong warga unduh IKD karena lebih aman dari penyalahgunaan dan tidak ribet,” katanya.
Saat ini, penggunaan IKD baru mencapai 5–7 persen. Disdukcapil menunggu aturan teknis Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda yang akan mengatur perubahan alur layanan, termasuk integrasi dengan aplikasi LAKSE dan sistem pelayanan digital daerah lainnya.
“Ke depan pelayanan makin terpusat. Warga tidak perlu lagi bawa map atau berkas fisik. Cukup buka aplikasi. Semua layanan mengarah ke digital,” ujarnya.
Adisthy kembali mengimbau warga agar segera beralih.
“Sekarang era digital. IKD lebih aman, lebih lengkap, dan langsung terhubung ke sistem. Kita dorong semua warga aktif mendaftar,” katanya.
Sebagai pejabat baru, ia menegaskan komitmen bekerja cepat sesuai instruksi pimpinan daerah.
“Pesan Pak Wali dan Bu Wakil jelas: sat-set. Pelayanan harus cepat dan mudah,” ucapnya.
Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Hibi warga Batu Batu aji menilai IKD memudahkan semua urusan kependudukan.
“Langkah ini bagus. Sosialisasinya harus makin luas, terutama untuk layanan sekolah dan administrasi yang butuh data cepat,” singkat Hibi.
Baca juga: Disdukcapil Bakal Pindahkan Layanan Cetak KTP ke Kecamatan
Penulis:Zalfirega|Editor:Trio


















