Dishub Batam Anggarkan Rp 450 Juta Bangun Lima Halte Trans Batam Tahun 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu halte trans Batam yang sudah selesai dibangun di Kota Batam, Sabtu (31/1/2026). Matapedia6.com/Luci

Salah satu halte trans Batam yang sudah selesai dibangun di Kota Batam, Sabtu (31/1/2026). Matapedia6.com/Luci

MATAPEDIA6.com, BATAM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp 450 juta untuk pembangunan lima unit halte Bus Trans Batam pada tahun 2026. Setiap halte dirancang dengan anggaran sekitar Rp 90 juta per unit.

Jumlah pembangunan halte pada 2026 ini memang jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2025 lalu, Dishub Batam tercatat membangun 104 halte yang tersebar di berbagai titik di Kota Batam sebagai bagian dari penguatan layanan transportasi publik.

Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan halte tahun ini hanya difokuskan pada lima unit tambahan.

“Untuk tahun 2026, kami memang hanya menganggarkan pembangunan lima halte baru. Namun upaya pemenuhan fasilitas halte tetap kami dorong melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” ujar Leo.

Baca juga: Lampaui Target Investasi 2025, Pemko Batam Borong Dua Penghargaan Nasional

Secara desain, halte yang akan dibangun tetap mengusung konsep yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Setiap halte akan dilengkapi panel tenaga surya, dua titik lampu penerangan, serta lampu variasi di bagian bawah tempat duduk. Ukuran halte dirancang sekitar 2 x 5 meter dengan atap minimalis yang fungsional.

Selain mengandalkan APBD, Dishub Batam juga berencana menggandeng BP Batam serta mendorong keterlibatan perusahaan – perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Di beberapa lokasi, kami akan bekerja sama dengan BP Batam untuk mengarahkan perusahaan agar menyalurkan CSR-nya bagi pembangunan halte,” kata Leo.

Tak hanya itu, Dishub juga akan berkoordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan dan kawasan komersial agar dapat membangun halte di depan area usaha mereka, sehingga memudahkan akses masyarakat terhadap layanan Bus Trans Batam.

Baca juga: OJK Pastikan Operasional BEI Tetap Stabil, Tunjuk Plt Dirut Usai Iman Rachman Mundur

“Kami ingin melibatkan semua pihak. Baik pemerintah, swasta, maupun pengelola kawasan, demi pemenuhan fasilitas transportasi publik,” tambahnya.

Selain pembangunan halte baru, Dishub Batam juga memastikan akan melakukan renovasi dan pemeliharaan terhadap halte-halte yang sudah ada namun dinilai tidak lagi layak.

“Lokasi yang belum memiliki halte akan kami bangun, sementara halte yang kondisinya sudah kurang baik akan direnovasi,” pungkas Leo.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak
Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas
Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR
Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia
Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus
Dirut BEI Mundur, Tanggung Jawab atas Gejolak IHSG Dua Hari Beruntun
Kasi Pendidikan Madrasah Dorong Digitalisasi, Hadiri Pelatihan Pendidikan Digital di MAN 2 Batam

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:36 WIB

Gangguan Air Bersih Meluas di Tanjunguma Batam, ABHI: Pompa WTP Sei Ladi Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:55 WIB

Kapal Limbah B3 Kandas di Dangas, Komisi III DPRD Batam Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:01 WIB

Belum Ada Sosialisasi dan Ganti Rugi dari Perusahaan, Satpol PP Kirim SP 2 Penggusuran Warga di MKGR

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:57 WIB

Kejari Batam Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:56 WIB

Polda Kepri Kawal Pemulangan 133 WNI Deportasi dari Malaysia

Berita Terbaru