DPRD dan Wali Kota Batam Terima 11 Tuntutan Mahasiswa

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Batam dan Wali Kota saat menerima tuntutan dari para demo pada Rabu (27/8/2025). Foto:Ist

DPRD Batam dan Wali Kota saat menerima tuntutan dari para demo pada Rabu (27/8/2025). Foto:Ist

MATAPEDIA6.com, BATAM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Kepulauan Riau menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Batam, Rabu (27/8/2025).

Aksi ini menyedot perhatian publik karena mengangkat isu-isu strategis yang dinilai mewakili keresahan masyarakat.

Mahasiswa diterima langsung Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Muhammad Yunus Muda, Ketua Komisi III Muhammad Rudi, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta sejumlah pejabat lain, di antaranya anggota DPRD Ir Anang Adhan dan Plt Sekdako Firmansyah.

Usai berorasi di halaman DPRD, perwakilan mahasiswa masuk ke ruang rapat Komisi III untuk berdialog dengan para pemangku kebijakan.

Koordinator Wilayah BEM SI Sumatera Bagian Utara, Muryadi Agus Priawan, menegaskan aspirasi yang mereka bawa tidak sekadar suara mahasiswa, melainkan keresahan masyarakat luas.

“Ada sebelas isu utama yang kami angkat hari ini. Ini bukan sekadar tuntutan, tapi bentuk kepedulian terhadap arah pembangunan Kota Batam yang kami nilai belum menjawab kebutuhan rakyat,” kata Muryadi.

Baca juga:DPRD Batam Godok Ranperda Adminduk, Prosedur KTP dan KK Bakal Lebih Mudah

Isu yang mereka soroti meliputi penanganan banjir, pengelolaan sampah yang tidak efektif, pengaturan parkir semrawut, penolakan pasal bermasalah dalam RKUHAP, sikap represif aparat saat mengamankan aksi, distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak merata.

Bahkan masalah guru honorer, mafia pangan, jam operasional dump truck dan kontainer yang mengganggu warga, serta isu agraria khususnya penimbunan di Kampung Tua Melayu Tanjung Uma. Mereka juga menyoroti belum layaknya Batam sebagai kota ramah anak.

Menanggapi tuntutan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan sejumlah langkah yang sudah dan akan ditempuh pemerintah kota. Ia mengakui masalah sampah menjadi tantangan serius, bukan hanya di Batam, tapi juga di banyak kota besar.

“Persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan sepihak. Diperlukan kesadaran kolektif dari masyarakat. Mahasiswa bisa berperan dalam edukasi dan pengawasan,” ujar Amsakar.

Amsakar menyebut Pemko Batam telah menambah satu unit bulldozer, mendatangkan 14 mobil pengangkut, 90 bin kontainer, dan membentuk tiga UPT pengelolaan sampah untuk memperkuat operasional TPA.

Pada 2026, Pemko berencana menambah 133 bin kontainer, 40 kendaraan pengangkut, serta tiga unit incinerator untuk mempercepat pengolahan sampah di titik rawan penumpukan.

“Langkah ini kami siapkan agar penyelesaian lebih berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kualitas hidup warga,” tambahnya.

Terkait jam operasional dump truck dan kontainer, Amsakar menegaskan pihaknya sedang mengevaluasi kebijakan agar tidak lagi mengganggu lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, legislator DPRD Batam menyatakan komitmen untuk mengawal isu lain seperti konflik agraria, ketimpangan program MBG, dan praktik mafia pangan melalui forum resmi dewan.

Dialog berlangsung lebih dari dua jam. Mahasiswa menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pemerintah, namun menegaskan komitmen mereka untuk tetap mengawal jalannya pembangunan.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, kami akan kembali turun ke jalan,” tegas Muryadi sebelum menyerahkan tuntutan tertulis langsung kepada Wali Kota Amsakar Achmad.

Baca juga:DPRD dan Pemkot Batam Sepakati KUA-PPAS 2026 Rp 4,7 Triliun

Editor:Meizon

Berita Terkait

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak
Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat
759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri
1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman
KSOP Batam Gerak Cepat: Kapal Negara Dikerahkan, 150 Pemudik Tanpa Tiket Tetap Berangkat
Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran
Sambut Hari Raya Nyepi, Amsakar: Kurangi Aktivitas Duniawi Perdalam Nilai Spiritual
Mobilitas Tinggi, 43 Ribu Penumpang Keluar Batam Selama Arus Mudik

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:22 WIB

Amsakar Salat Id Bersama Ribuan Warga Batam di Engku Putri, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Penuh Sesak

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:05 WIB

Open House Wali Kota Batam, Silaturahmi Tanpa Jarak dengan Masyarakat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:53 WIB

759 WBP Lapas Batam dan 241 WBP di Rutan Terima Remisi Idulfitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:37 WIB

1.020 Titik Salat Id Disiapkan, Amsakar Achmad Pastikan Warga Batam Beribadah Nyaman

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:35 WIB

Amsakar Tegaskan Belum Ada Rencana Penutupan Jalan Sei Ladi, Fokus Pemerintah Masih pada Pelebaran

Berita Terbaru