MATAPEDIA6.com, BATAM – Seorang pria nekat memanjat tower telekomunikasi di Jalan R. Soeprapto Muka Kuning, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam depan Top 100 Tembesi, Rabu (25/2/2026). Aksinya memicu kemacetan dari Bundaran Barelang menuju Muka Kuning dan sebaliknya.
Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi. Pengendara memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti di bahu jalan demi menyaksikan aksi di ketinggian itu.
“Ada yang manjat tower itu, mau ngapain?” ujar Roma, warga yang melintas.
Awalnya, kerumunan menduga pria tersebut hendak mencoba bunuh diri. Dugaan itu cepat menyebar dan membuat situasi makin tegang.
Namun fakta di lapangan mengungkap cerita berbeda. Pria itu diduga mencuri kabel tower. Ia lebih dulu memotong kabel, tetapi aksinya ketahuan. Panik, ia memilih memanjat ke atas dan menolak turun saat diminta warga.

Baca juga:Modus Takjil Ramadan, Nama PWI Kepri Dicatut dalam Proposal Palsu
“Dia mau ambil kabel tower. Sudah dipotong-potong semua. Karena ketakutan, dia naik ke atas. Disuruh turun tidak mau,” kata seorang warga di lokasi.
Warga yang kesal sempat melemparkan botol ke arah pelaku. Teriakan emosi terdengar dari bawah.
“Pukul aja, bikin macet!” pekik seorang warga.
Situasi memanas hingga aparat dari Polsek Batu Aji turun tangan. Polisi mengamankan area dan melakukan pendekatan persuasif selama hampir empat jam. Setelah negosiasi panjang, petugas akhirnya berhasil menurunkan pria tersebut dengan selamat.
Polisi langsung menggiringnya ke mobil patroli dan membawanya ke Polsek Batu Aji untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan pelaku tidak beraksi sendiri. Rekannya diduga lebih dulu kabur saat warga mulai berdatangan.
Kapolsek Batu Aji, AKP Bayu Rizki Subagyo, membenarkan peristiwa itu. Ia menyatakan pihaknya masih mendalami motif dan peran pelaku.
“Kami masih selidiki. Anggota sudah kami standbykan di bawah tower juga,” ujarnya.
“Nanti untuk perkembangan akan disampaikan,” tambahnya.
Baca juga:Kemenaker Sidak ke KEK Galang, Ratusan TKA Tanpa RPTKA Ditemukan
Penulis:Zalfirega|Editor:Miezon

















