Empat Hari Pencarian, Korban Lompat dari Jembatan 3 Barelang Ditemukan Tewas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pria yang nekat melompat dari Jembatan 3 Barelang, ditemukan tak bernyawa di perairan Barelang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Foto:Tim SAR

Pria yang nekat melompat dari Jembatan 3 Barelang, ditemukan tak bernyawa di perairan Barelang, Sabtu (21/2/2026) pagi. Foto:Tim SAR

MATAPEDIA6.com, BATAM – Empat hari pencarian intensif akhirnya berujung duka. Setia Budi (24), pria yang nekat melompat dari Jembatan 3 Barelang, ditemukan tak bernyawa di perairan Barelang, Sabtu (21/2) pagi.

Tim SAR gabungan menemukan jasad korban sekitar pukul 10.40 WIB, berjarak sekitar satu mil laut dari titik awal ia dilaporkan terjun. Tubuh korban tersangkut di kawasan bakau.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, memastikan identitas korban.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar satu mil dari lokasi awal terjun. Selanjutnya kami evakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri,” katanya, Sabtu (21/2/2026) sore.

Baca juga:jemabHari Ketiga Pencarian, Tim SAR Perluas Penyisiran dari Jembatan I hingga IV Barelang

Saat ditemukan, kondisi jasad masih dapat dikenali. Jaket bomber cokelat yang dikenakan korban masih melekat di tubuhnya.

Laporan awal diterima Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada Rabu (18/2) pukul 20.14 WIB dari Bakamla Batam. Informasi menyebutkan seorang pria terjun dari Jembatan 3 Barelang.

Enam personel Pos SAR Batam langsung bergerak ke lokasi. Tim SAR gabungan kemudian berkoordinasi dengan keluarga korban. Dari hasil penelusuran awal, korban diduga terjun setelah berselisih paham dengan kekasihnya.

Sejak hari pertama, tim memfokuskan penyisiran dalam radius 1 hingga 2 mil laut dari titik kejadian. Area pencarian dibagi menjadi tiga sektor untuk mempercepat hasil.

Basarnas menyisir sektor pertama menggunakan rubber boat. Bakamla menangani sektor kedua.

Direktorat Polairud Polda Kepri mengawal sektor ketiga. Tim menghitung arah dan kecepatan arus serta mempertimbangkan kondisi pasang surut dalam setiap manuver pencarian.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, seluruh unsur gabungan menggelar debriefing. Pada pukul 12.00 WIB, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.

Baca juga:Manipulasi Harga Pasar Modal Terbongkar, OJK Denda Influencer Rp5,35 Miliar 

Editor:Zalfirega

 

 

 

Berita Terkait

TPS Liar di Jalan Menuju Kavling Lama Disulap Jadi Taman Bunga, Lurah Sagulung Kota Harap Warga Tak Buang Sampah Lagi
STIT Muhammadiyah Batam Wisudakan 53 Sarjana, Siap Perkuat Kebutuhan Guru di Kepri
Respons Cepat Laporan 110, Satlantas Polresta Barelang Selamatkan Korban Kecelakaan di Bengkong
8 Warga Binaan Buddha di Rutan Batam Terima Remisi Khusus Waisak 2026
411 Kambing Kurban dari Singapura Disembelih di Masjid Al Jihad Tiban, Daging Dibagikan ke Warga
Cemburu Buta, Pemuda di Sagulung Siram Air Keras ke Pria yang Dekati Pacarnya
Polisi Tangkap Pencuri Berkedok Teknisi WiFi yang Kerap Beraksi di Sejumlah Lokasi di Batam
Viral Penjualan Daging B2, Lurah Sei Pelunggut Pilih Dialog dan Pendekatan Humanis

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:24 WIB

TPS Liar di Jalan Menuju Kavling Lama Disulap Jadi Taman Bunga, Lurah Sagulung Kota Harap Warga Tak Buang Sampah Lagi

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:23 WIB

STIT Muhammadiyah Batam Wisudakan 53 Sarjana, Siap Perkuat Kebutuhan Guru di Kepri

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:05 WIB

Respons Cepat Laporan 110, Satlantas Polresta Barelang Selamatkan Korban Kecelakaan di Bengkong

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WIB

411 Kambing Kurban dari Singapura Disembelih di Masjid Al Jihad Tiban, Daging Dibagikan ke Warga

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:29 WIB

Cemburu Buta, Pemuda di Sagulung Siram Air Keras ke Pria yang Dekati Pacarnya

Berita Terbaru