Gunungapi Ibu di Halmahera Barat Kembali Semburkan Debu Vulkanik

Senin, 3 Juni 2024 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi muntahan abu vulkanik yang membumbung tinggi ke udara dilihat dari kejauhan, Minggu (2/6/2024). Matapedia6.com/ Dok. BNPB

Kondisi muntahan abu vulkanik yang membumbung tinggi ke udara dilihat dari kejauhan, Minggu (2/6/2024). Matapedia6.com/ Dok. BNPB

MATAPEDIA6.com, BATAM – Gunungapi Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada pukul 12.35 WIT atau 10.35 WIB, Minggu (2/6/2024).

Data yang dihimpun Matapedia6.com dari halaman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dimana debu vulkanik yang dimuntahkan gunungapi Ibu itu setinggi kurang lebih 7.000 meter dari kawah puncak utama dalam durasi kurang lebih 10 menit.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan muntahan material vulkanik tersebut terbawa angin hingga turun ke wilayah Pos PGA termasuk lokasi pengungsian warga di lapangan Desa Gam Ici, yang bersebelahan dengan pos tersebut.

Abdul Muhari mengatakan secara visual, kolom abu erupsi Gunungapi Ibu tidak terlalu terlihat dengan jelas dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Ibu karena tertutup kabut dan awan tebal.

“Dari pantauan kejauhan sangat terlihat jelas kolom abu vulkanik membumbung tinggi ke angkasa dari Desa Duono,” kata Muhari.

Dia juga menjelaskan BNPB bersama BPBD Kabupaten Halmahera Barat tengah menuju lokasi terdampak untuk melakukan monitoring dan hal yang yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

“Situasi cukup kondusif tidak ada kepanikan warga. Kendati demikian, warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap berlindung di dalam rumah selama hujan abu bercampur pasir masih terjadi,” kata Muhari.

Dia juga menghimbau warga menggunakan masker untuk menghindari adanya gangguan pernafasan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Editor: Redaksi

Berita Terkait

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global
TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026
WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH
OJK Dorong Reformasi Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Paris
OJK Tegaskan Ketahanan Sektor Keuangan Usai Fitch Revisi Outlook Indonesia
OJK Perkuat Kinerja, Lantik Kepala Departemen dan OJK Daerah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:36 WIB

BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen, Fokus Redam Tekanan Rupiah di Tengah Gejolak Global

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:02 WIB

TelkomGroup Lepas 1.924 Pemudik, Perkuat Jaringan dan Armada Ramah Lingkungan Sambut Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35 WIB

WFA Berlaku, Arus Mudik Lau: PELNI Catat Lonjakan Penumpang, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:15 WIB

11 Jam Live TikTok Tanpa Putus di Jalur Mudik, Dave Hendrik–Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:03 WIB

Santri Didorong Melek Keuangan Syariah, OJK Gelar Program SAKINAH

Berita Terbaru