Ini Kronologi Helper PT Citra Shipyard Meninggal

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi tengah olah TKP di kawasan PT Citra Shipiyad, Kamis (21/8/2025). Foto:Istimewa

Polisi tengah olah TKP di kawasan PT Citra Shipiyad, Kamis (21/8/2025). Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM– Seorang pekerja subkontraktor di PT Citra Shipyard, Batam, meninggal mendadak saat bekerja di atas tongkang 3008 pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 11.50 WIB.

Korban, Rasman Putra Jaya Nababan (26), baru dua minggu bekerja sebagai helper filter. Saat kejadian, ia bersama tim melakukan pemotongan plat di area cargo deck.

Janu pihak PT Citra Shipyarad, menyebutkan bahwa dari keterangan saksi mata Lamsel Ningolan menyebut, sebelum plat dipotong kecil-kecil agar tidak jatuh ke tangki, korban sempat jongkok sambil memasukkan pipa penahan.

“Tiba-tiba dia kaku, kejang dan pingsan. Langsung dibantu oleh rekan kerja yang berada di lokasi,” ujar Janu kepada wartawan, Kamis (21/8/2025).

Rekan-rekan korban segera memberi pertolongan dan membawanya ke RS Elisabeth Sei Lekop, Sagulung, Batam.

Baca juga:Nasib Karyawan PT Maruwa di Batam Terkatung Katung, Disnaker Sebut Perusahaan Sudah Angkat Tangan

Dalam perjalanan, korban masih sempat merespons ajakan komunikasi. Namun, setibanya di UGD, tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Janu, menegaskan insiden itu tidak terkait listrik maupun pekerjaan di atas ketinggian.

“Korban meninggal dalam perjalanan, bukan karena faktor kelistrikan atau kebocoran gas,” kata Janu.

Menurut dia, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi. Pihak perusahaan menyatakan telah memberikan hak-hak korban sesuai ketentuan.

Jenazah Rasman didampingi keluarga, rekan kerja, dan pihak perusahaan diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Durian, Deli Serdang, siang ini. Pihak keluarga menolak untuk autopsi.

“Korban diketahui tinggal sendiri daerah Marina Batam,” imbuhnya.

Sementara dari keterangan rekan kerja bahwa korban diduga menderita riwat penyakit.

“Informasi korban menderita riwat penyakit,” sebut dia lagi.

Terpisah, Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar melalui Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya korban sedang jongkok saat bekerja.

“Iya benar, kasusnya masih dalam lidik,” pungkasnya secara singkat.

Baca juga: Rekan Kerja dan Kerabat Ungkap Kronologi Pekerja Galangan Tenggelam saat Menyelam di PT LOI Batam

Penulis:Zalfirega:Editor:Trio

Berita Terkait

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong
BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB
Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam
Perpanjangan UWT Rumah Puskopkar Batu Aji, BP Batam Belum Terima Tahap Awal dari Pengembang
Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau
May Day 2026 Batam Diisi Aksi Bersih Lingkungan, Amsakar–Claudia Apresiasi Peran Buruh
Amsakar Dorong Kadin Batam Percepat Investasi, Ekonomi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

AJI Indonesia Desak Hentikan Sensor dan Swasensor, Soroti Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:43 WIB

Patroli Malam, Satlantas Polresta Barelang Tindak 35 Motor Knalpot Brong

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:15 WIB

BP Batam Kaji Penataan Lahan Puskopkar, Warga Tunggu Kepastian UWT dan HGB

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:03 WIB

Polda Kepri Bagikan 200 Helm Gratis untuk Pekerja Saat May Day di Batam

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:47 WIB

Ketua IKTD Batam 2004–2009 H. Isnur Fauzi Wafat, H. Arlon Veristo Kenang Sosok Pemersatu Perantau

Berita Terbaru