Kata Prabowo Pengunduran Diri Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Sabtu, 7 Desember 2024 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat memberikan keterangan pers. Foto:Screenshot YouTube

Presiden Prabowo saat memberikan keterangan pers. Foto:Screenshot YouTube

MATAPEDIA6.com, JAKARTA– Gus Miftah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai staf Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Presiden Prabowo Subianto.

Pengumuman pengunduran diri ini disampaikan Gus Miftah di Ponpes Ora Aji miliknya di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Jumat (6/12)

“Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan dan penuh kesadaran saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan, setelah berdoa, bermuhasabah dan istikharah saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” kata Gus Miftah dalam video beredar.

Pengunduran diri dari jabatan diduga buntut kontoversi kata-kata  menyinggung seorang tukang es yang sedang berjualan di tengah penggajian. Ia melontarkan kata kasar kepada tukang es teh  yang berjualan di tengah hujan itu.

Merespon itu, Presiden Prabowo Subianto  bahwa tindakan Gus Miftah merupakan sebuah bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang ia lakukan.

“Saya belum sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan diri. Komentar saya, saya itu adalah tindakan bertanggungjawab,” ujar Prabowo dikutip dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (6/12/2024).

Menurutnya, Gus Miftah kemungkinan tidak memiliki niat buruk atau niat menghina namun Gus menyadari kesalahan yang telah dilakukan.

“Tapi terlepas mungkin ya salah ucap, beliau sadar beliau salah, beliau tanggungjawab dan mengundurkan diri,” ujarnya.

Penulis:Habli| Editor:Redaksi

Berita Terkait

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon
Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization
Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha
Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan
Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional
TelkomGroup Dukung PP TUNAS, Menkomdigi Tekankan Peran Generasi Muda Jaga Ruang Digital
Satgas PASTI Hentikan Aktivitas PT Malahayati Nusantara Raya
OJK Luncurkan PINTAR Reksa Dana, Bidik Investor Baru dan Perkuat Pasar Modal

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:15 WIB

OJK Dorong Generasi Muda Kritis Pahami Risiko Aset Kripto di Ambon

Senin, 4 Mei 2026 - 18:19 WIB

Indosat Catat Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal I 2026, Dorong Kinerja lewat AI Hyper-Personalization

Kamis, 30 April 2026 - 17:50 WIB

Telkom Perkuat UMKM Perempuan Lewat Program Kartini Digital, Latih 73 Ribu Pelaku Usaha

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal, Ratusan Miliar Dana Diselamatkan

Rabu, 29 April 2026 - 16:37 WIB

Kadin Nilai HPM Pasir Kuarsa Kepri Terlalu Tinggi dan Tidak Rasional

Berita Terbaru