Kecelakaan Maut di Batam, Mobil Wuling Terhimpit Dibawah Roda Truk Crane

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk crane, mobil, dan sepeda motor mengguncang kawasan Tiban Centre, Batam, Sabtu (30/8/2025).Foto:Istimewa

Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk crane, mobil, dan sepeda motor mengguncang kawasan Tiban Centre, Batam, Sabtu (30/8/2025).Foto:Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk crane, mobil, dan sepeda motor mengguncang kawasan Tiban Centre, Batam, Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 13.00WIB.

Kejadian yang mengejutkan ini menyisakan sejumlah korban yang terjebak, serta kendaraan yang ringsek parah.

Kecelakaan beruntun ini dimulai ketika sebuah truk crane bertonase besar, dengan panjang bak mencapai 15 meter, meluncur tak terkendali dari arah Sekupang menuju Nagoya.

Diduga rem truk tersebut mengalami masalah hingga menghantam beberapa kendaraan yang tengah berhenti di persimpangan lampu merah Tiban Centre.

Salah satu kendaraan yang paling parah mobil Wuling berwarna merah, yang terhimpit oleh truk crane.

Mobil tersebut tampak ringsek, nyaris gepeng, dengan bagian bodinya terlipat setelah dilindas dari sisi samping oleh truk besar itu.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Batam, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Nissan GT-R35

Potongan kaca berserakan di jalan, dan sejumlah penumpang, termasuk seorang wanita, dievakuasi dalam kondisi tak bergerak setelah terjebak selama lebih dari dua jam.

“Suara benturannya sangat keras, seperti ledakan. Begitu dilihat, mobil sudah gepeng di bawah truk. Tak ada yang bisa ditolong dari dalam mobil,” ujar Sandra, seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.

Tak hanya mobil, truk crane tersebut juga menghantam tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

Tiga motor itu Yamaha Mio, Suzuki Shogun, dan Honda Vario hancur lebur, dengan pengendara yang terlempar ke aspal.

Beberapa pengendara motor terluka cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Hingga saat ini, kondisi para pengendara tersebut masih belum dapat dipastikan.

“Tolong keluarkan orangnya,” teriak salah satu warga yang berusaha membantu di lokasi.

Warga setempat bergotong royong untuk mengevakuasi penumpang yang terjebak di dalam mobil, meski situasinya sangat mencekam.

Polisi yang segera tiba di lokasi masih melakukan proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Sekupang Batam Lalu Lintas Macet Parah, Warga Sebut Kejadiannya Tiba-Tiba

Belum ada informasi resmi mengenai jumlah pasti korban jiwa, namun beberapa saksi menyebutkan bahwa kondisi korban cukup kritis.

Di tengah kepanikan, suasana di sekitar persimpangan Tiban Centre terlihat ramai, dengan warga dan petugas yang bekerja keras untuk membersihkan puing-puing kecelakaan.

Sementara itu, beberapa pengendara yang terlibat kecelakaan tampak syok dan bingung, terperangkap dalam ketakutan pasca-insiden.

Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan lalu lintas dan pemeliharaan kendaraan berat, yang dapat menimbulkan bahaya besar jika tidak dioperasikan dengan hati-hati.

Hingga kini, pihak berwajib masih terus mengumpulkan informasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan yang mengerikan ini.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026
Polda Kepri Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase di Terowongan Pelita Batam, Dijuluki “Rayap Besi”
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian
Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA
Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun
Soroti Aksi Perusakan di Terowongan Pelita, DPRD Batam Ajak Warga Jaga Aset Publik
Ribuan Warga Pulau Kasu Geruduk Kantor LIRA Kepri, Tuntut Yusril Koto Klarifikasi Pernyataan soal Proyek Siluman dan Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemilik Toko Material, Rika: Tagihan Material Proyek Pulau Kasu Sudah Lunas Sejak Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:23 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Personel Polda Kepri Gotong Royong Bersihkan Masjid di Batam

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:43 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Penutup Drainase Terowongan Pelita, Li Claudia Ajak Pengusaha Besi Tolak Barang Curian

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Yusril Koto Buka Suara soal Demo di Kantor LIRA

Senin, 15 Juni 2026 - 14:45 WIB

Penataan UMKM Mega Legenda: BP Batam Beri Tenggat Hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru