KPK Soroti Kerawanan Korupsi di Batam, Pemko Diminta Perkuat Integritas dan Tata Kelola

Selasa, 7 April 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Agung Yudha Wibowo memberikan pemaparan kerawanan korupsi di kota Batam dihadapan wali Kota Batam dan juga pejabat Pemko Batam, di lantai IV kantor wali Kota Batam, Selasa (7/4/2026). Matapedia6.com/Luci

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Agung Yudha Wibowo memberikan pemaparan kerawanan korupsi di kota Batam dihadapan wali Kota Batam dan juga pejabat Pemko Batam, di lantai IV kantor wali Kota Batam, Selasa (7/4/2026). Matapedia6.com/Luci

69 / 100 Skor SEO

MATAPEDIA6.com,BATAM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti tingginya potensi kerawanan praktik korupsi di Batam, khususnya dalam proses perencanaan dan penganggaran.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pemberantasan korupsi yang digelar bersama jajaran Pemerintah Kota Batam, Selasa (7/4/2026).

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Agung Yudha Wibowo, menegaskan bahwa sektor pengadaan barang dan jasa menjadi titik paling rawan terjadinya penyimpangan.

“Pengadaan itu paling rentan. Kami ingatkan untuk berhati-hati,” ujarnya.

Agung mengingatkan seluruh pejabat, khususnya kepala bidang dan pihak terkait lainnya, agar bekerja secara cermat dan penuh kehati-hatian dalam menyusun anggaran. Hal ini penting guna mencegah terjadinya praktik korupsi yang berujung pada operasi tangkap tangan (OTT).

“Kami tidak ingin ada pejabat Batam yang terkena OTT,” tegasnya.

Baca juga: Pelayanan Publik Tetap Optimal, ASN Pemko Batam Terapkan WFA Usai Libur Idulfitri

Meski mengingatkan soal potensi risiko, Agung tetap optimistis terhadap masa depan Batam sebagai daerah strategis yang mampu bersaing di tingkat regional, termasuk dengan Singapura.

Menurutnya, Batam memiliki kekuatan dari sisi jumlah penduduk, sektor industri, hingga potensi ekonomi yang besar.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) agar sejalan dengan potensi tersebut.

“Batam memiliki potensi luar biasa. Tinggal bagaimana kita memperkuat tata kelola, meningkatkan integritas, dan mengoptimalkan pendapatan daerah,” jelasnya.

KPK juga mendorong kolaborasi lintas lembaga, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga pemangku kepentingan lainnya, guna memperkuat tata kelola keuangan dan meningkatkan kepercayaan publik serta investor.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik kehadiran KPK yang dinilai memberikan energi positif bagi pemerintah daerah dalam memperkuat integritas.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Baca juga: DPRD dan Pemko Batam Sepakati Perda Adminduk, Dorong Layanan Terintegrasi dan Digital

Ia juga mengapresiasi pendampingan KPK yang dinilai berjalan sistematis, terukur, dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan korupsi.

Menurut Amsakar, posisi Batam sebagai kawasan strategis dan pusat investasi membuat penguatan sistem pencegahan korupsi menjadi prioritas utama.

Terlebih dengan struktur kepemimpinan ex-officio Wali Kota sebagai Kepala BP Batam yang dinilai mampu menyelaraskan kebijakan pembangunan dan pelayanan investasi.

Dalam implementasi program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP), Pemko Batam mencatat capaian positif dengan nilai 94,21 pada 2025. Meski demikian, capaian tersebut ditegaskan bukan sebagai tujuan akhir.

“Tahun ini kami fokus meningkatkan kualitas implementasi MCSP secara substansi, mulai dari perencanaan dan penganggaran, transparansi pengadaan, pengelolaan aset, pelayanan publik, hingga optimalisasi pendapatan daerah,” ungkapnya.

Amsakar menegaskan upaya pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama, melibatkan pemerintah daerah, BP Batam, aparat penegak hukum, hingga masyarakat luas.

Penulis: Luci |Editor: Zalfirega

Berita Terkait

298 Siswa Madrasah di Batam Berebut Tiket OMI 2026 Tingkat Provinsi
PLN Batam Jadwalkan Pemadaman Bergilir, Ini Wilayah yang Terdampak
Bea Cukai Batam Hentikan Kapal Kayu Bawa Barang Campuran Tanpa Dokumen
HUT Polwan ke-78, Polda Kepri dan Warga Rempang Gelar Doa Bersama dan Aksi Sosial
PT BIB: Penerbangan Batam-Jakarta Kembali Normal, Extra Flight Belum Ada
Dari Tangga Seribu, Warga Tanjungpinggir Gaungkan Persatuan dan Gotong Royong
JPU Tuntut Mati 4 Terdakwa Pembunuhan Dwi Putri di PN Batam 
APBD Batam 2027 Rp4,8 Triliun Prioritaskan Banjir, Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:21 WIB

298 Siswa Madrasah di Batam Berebut Tiket OMI 2026 Tingkat Provinsi

Rabu, 9 September 2026 - 10:45 WIB

PLN Batam Jadwalkan Pemadaman Bergilir, Ini Wilayah yang Terdampak

Selasa, 8 September 2026 - 18:35 WIB

Bea Cukai Batam Hentikan Kapal Kayu Bawa Barang Campuran Tanpa Dokumen

Selasa, 8 September 2026 - 16:02 WIB

HUT Polwan ke-78, Polda Kepri dan Warga Rempang Gelar Doa Bersama dan Aksi Sosial

Selasa, 8 September 2026 - 06:50 WIB

Dari Tangga Seribu, Warga Tanjungpinggir Gaungkan Persatuan dan Gotong Royong

Berita Terbaru