Menekraf Sebut Nongsa Digital Park Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

Senin, 20 Januari 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menekraf Teuku Riefky Harsya mengunjungi Nongsa Digital Park Batam, mengapresiasi kontribusinya dalam mendongkrak sektor ekonomi kreatif dan PDB nasional. Foto:Dok/Istimewa

Menekraf Teuku Riefky Harsya mengunjungi Nongsa Digital Park Batam, mengapresiasi kontribusinya dalam mendongkrak sektor ekonomi kreatif dan PDB nasional. Foto:Dok/Istimewa

MATAPEDIA6.com, BATAM- Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya mengunjungi Apple Developer Academy dan Infinite Studios di Nongsa Digital Park, Batam, pada Sabtu 18 Januari 2025 beberapa hari lalu.

Kunjungan dilanjutkan dengan diskusi ekosistem digital terintegrasi untuk pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan di Preview Room.

“Saya mengapresiasi Nongsa Digital Park sebagai Kawasan Ekonomi Khusus yang mendongkrak kontribusi sektor ekonomi kreatif dalam PDB nasional,” ujar Riefky disela-sela kunjungan waktu itu dikutip pada Senin (20/1/2025).

Ia menyebut, bahwa pengalaman 20 tahun di subsektor ini menunjukkan tantangan untuk diakui secara internasional. Bahkan  ekonomi kreatif adalah mesin pertumbuhan baru bagi ekonomi nasional.

“Kita harap kunjungan ini memperkuat kolaborasi serta membuka lapangan pekerjaan di subsektor film, animasi, dan aplikasi digital di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, dengan kunjungan ini memperkuat kolaborasi, mencari solusi atas tantangan, dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan di Kepulauan Riau, khususnya Batam.

Menekraf Riefky menekankan pentingnya membuka lapangan pekerjaan di subsektor yang berkembang di Nongsa Digital Park, seperti film, animasi, aplikasi digital, dan gim lokal, serta mengoptimalkan potensi studio untuk produksi dan akademi game yang terintegrasi dengan data center untuk menjangkau pasar internasional.

Sementara itu, Infinite Studios menyambut kolaborasi positif dan mengungkap tantangan industri film animasi di Indonesia, dengan harapan pengembangan IP lokal dalam animasi dan gim.

General Manager Ghea Lisanova menyatakan bahwa mereka telah mengerjakan bisnis kreatif seperti set build, visual effect, dan pasca-produksi, serta berkolaborasi dengan banyak platform OTT internasional.

“Targetnya adalah menciptakan konten orisinal atau IP lokal yang dapat dinikmati di ekosistem digital global,” katanya secara singkat.

Baca juga: Kemenekraf dan InJourney Jajaki Kolaborasi Pamerkan Produk Ekonomi

Cek berita artikel lainnya di Google News

Editor:Zalfirega

Berita Terkait

Wyndham Panbil Batam Masuk Daftar Hotel Premium Terbaik Batam Versi Trip.com
Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Resmi Dibuka, Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara
Wyndham Panbil Batam Hadirkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant sebagai Destinasi Kuliner Baru
MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting
Ruangan Gelap Disulap Jadi Arena Kreativitas, Anak-anak Batam Antusias Racik Slime Neon di Wyndham Panbil
Batam Jadi Magnet Wisata Kepri, Dispar Bidik Belanja Turis USD 280 per Kunjungan
Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Bidik Kuala Lumpur Setelah Kuasai Pasar Singapura
Yusrin Azwan Perkuat Transformasi Hotel Santika Batam, Hadirkan Inovasi dan Pengalaman Menginap yang Lebih Berkesan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:13 WIB

Wyndham Panbil Batam Masuk Daftar Hotel Premium Terbaik Batam Versi Trip.com

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:20 WIB

Kenduri Seni Melayu Batam 2026 Resmi Dibuka, Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:20 WIB

Wyndham Panbil Batam Hadirkan Garden Bar dan SA HANG Restaurant sebagai Destinasi Kuliner Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:48 WIB

MaxOne Batam Hotel Bidik Pasar Kuliner dan Small Meeting

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

Ruangan Gelap Disulap Jadi Arena Kreativitas, Anak-anak Batam Antusias Racik Slime Neon di Wyndham Panbil

Berita Terbaru